RADAR INDONESIANEWS.COM, JAKARTA — ASEAN dan Australia merayakan lima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif atau Comprehensive Strategic Partnership (CSP) melalui serangkaian kegiatan yang digelar di ASEAN Secretariat, Jakarta, Senin (26/5/ 2026).
Perayaan tersebut menjadi penegasan komitmen kedua pihak dalam memperkuat kerja sama kawasan demi mewujudkan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama.
Rangkaian kegiatan meliputi pameran panel khusus, pertemuan diplomatik, hingga acara kebudayaan berupa barbekyu ala Australia yang dihadiri perwakilan negara-negara ASEAN dan Australia.
Pameran panel dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, bersama Duta Besar Australia untuk ASEAN, Tiffany McDonald.
Pameran itu menampilkan berbagai capaian kerja sama ASEAN-Australia dalam bidang pembangunan kawasan, ketahanan energi dan pangan, pendidikan, serta penguatan hubungan antar masyarakat.
McDonald mengatakan Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-Australia selama lima tahun terakhir telah menghasilkan berbagai program konkret yang memberi manfaat langsung bagi negara-negara ASEAN.
“Kemitraan Strategis Komprehensif kami selalu bermakna lebih dari sekadar sebuah nama. Kemitraan ini telah membuka lebih banyak sumber daya untuk kerja sama, termasuk Aus4ASEAN Futures Initiative senilai AUD 204 juta,” ujarnya.
Menurut dia, Australia akan terus mendukung ASEAN sebagai pusat arsitektur kawasan melalui berbagai program kerja sama strategis.
Sementara itu, Kao Kim Hourn menyebut pembentukan CSP pada 2021 menjadi tonggak penting yang mencerminkan semakin eratnya hubungan ASEAN dan Australia di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“CSP tidak hanya mencerminkan kematangan hubungan ASEAN-Australia, tetapi juga pemahaman bersama terhadap tantangan masa depan yang membutuhkan keterlibatan lebih besar dan ambisi yang lebih tinggi,” katanya.
Selain perayaan simbolik, agenda utama dalam rangkaian tersebut adalah Pertemuan ke-16 Joint Cooperation Committee (JCC) ASEAN-Australia yang digelar pada Senin, 26 Mei 2026. Pertemuan dipimpin bersama oleh Perwakilan Tetap Indonesia untuk ASEAN, Derry Aman, dan Tiffany McDonald.
Dalam pertemuan itu, ASEAN dan Australia membahas penguatan kerja sama pada sejumlah sektor prioritas, seperti ketahanan energi, ketahanan pangan, pembangunan ekonomi, serta upaya menjaga stabilitas dan mencegah konflik di kawasan Indo-Pasifik.
Pada kesempatan tersebut, Australia juga mengumumkan tambahan pendanaan sebesar AUD 7 juta untuk Aus4ASEAN Futures Initiative Trust Fund. Pendanaan itu ditujukan untuk mendukung berbagai program kerja sama yang dipimpin ASEAN dan memberikan manfaat praktis bagi masyarakat kawasan.
Derry Aman mengatakan perayaan lima tahun CSP mencerminkan hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan komitmen jangka panjang.
“ASEAN menghargai dukungan berkelanjutan Australia sebagai Mitra Dialog pertama ASEAN terhadap sentralitas ASEAN, mekanisme yang dipimpin ASEAN, serta pembangunan Komunitas ASEAN,” ujarnya.
Hubungan ASEAN dan Australia sendiri telah berlangsung lebih dari lima dekade sejak Australia menjadi mitra dialog pertama ASEAN pada 1974.
Melalui perayaan lima tahun CSP ini, kedua pihak menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan global dan kawasan di masa depan.[]














Comment