RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Musyawarah Nasional (Munas) I Partai Ummat di Jakarta resmi menetapkan Aznur Syamsu, S.E., sebagai Ketua Umum baru periode 2025–2030. Mantan diplomat sekaligus pengusaha ini dikenal berkarakter tenang, bijak, dan hangat dalam membangun komunikasi dengan jajaran pengurus. Sikap terbuka terhadap kritik dan masukan dari daerah maupun mitra di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menjadi ciri khas kepemimpinannya.
Dalam arahannya, Aznur menegaskan bahwa Partai Ummat akan menyikapi isu-isu politik secara santun dan terukur. Ia mengingatkan seluruh jajaran DPP dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) agar tidak tergesa-gesa memberi pernyataan atas isu politik atau kebijakan pemerintah tanpa koordinasi dengan ketua umum.
“Setiap pernyataan publik harus membawa kesejukan, bukan kegaduhan. Partai Ummat hadir untuk memberi solusi, bukan menambah masalah,” ujarnya, Selasa (12/8/25).
Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah kabar dugaan akses data pribadi Warga Negara Indonesia oleh negara sahabat. Menurut Aznur, pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto pasti sudah mempertimbangkan langkah tersebut secara matang.
“Tidak mungkin Presiden Prabowo, yang nasionalismenya tidak diragukan, membuat kesepakatan yang merugikan negara dan rakyat Indonesia,” katanya.
Terkait kasus hukum yang menyeret nama mantan Presiden Joko Widodo, Aznur justru mengapresiasi sikap Jokowi yang menyerahkan persoalan tersebut ke jalur hukum. Ia menyatakan keyakinannya pada profesionalisme Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga peradilan dalam menangani perkara. Partai Ummat, tegasnya, akan menghormati putusan hukum yang dihasilkan.
Memasuki masa kepemimpinan baru, Partai Ummat akan fokus pada konsolidasi internal. Aznur menginstruksikan pengurus di semua tingkatan—DPP, DPW, DPD, hingga DPC—untuk segera memperbarui data kepengurusan dan keanggotaan. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Pemilu 2029.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, membangun komunikasi konstruktif dengan mitra pemerintahan di tingkat kota maupun provinsi, serta memelihara semangat juang sebagai modal utama perjuangan politik.
Dengan penuh optimisme, Partai Ummat menargetkan peran strategis dalam Pemilu 2029, mengusung visi kesejahteraan rakyat menuju Indonesia Emas 2045.[]












Comment