Berhasil Implementasi JKN, 22 Provinsi dan 334 Kabupaten/Kota Terima Penghargaan UHC

Daerah, Kep. Nias1744 Views

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 22 kepala daerah tingkat Provinsi dan 334 Kabupaten/Kota di Indonesia terima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) atas pemberian perlindungan kepada penduduknya.

Penghargaan UHC diberikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin pada ajang Nasional bergengsi yang digelar di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2023), dengan tema UHC sebagai Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi Masyarakat Indonesia.

Kriteria yang diberikan penghargaan yakni Pemerintah Daerah yang telah mencapai cakupan kepesertaan minimal 95 persen peserta JKN dan yang sudah melakukan Integrasi Jamkesda dengan mendaftarkan kepesertaan Pemerintah Daerah ke dalam Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2022 tentang Penyusunan APBD tahun 2023 serta Inpres Nomor 1 Tahun 2022.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam laporannya menyampaikan jumlah kepesertaan JKN terus mengalami peningkatan.

“Kepesertaan JKN terus meningkat dari tahun ke tahun, sampai pada 1 Maret 2023 tercatat cakupan perlindungan peserta program JKN KIS mencapai 252,17 juta jiwa atau 90,97 persen dari total penduduk 277,7 juta jiwa,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini BPJS Kesehatan terus melakukan pengembangan upaya terintegrasi untuk memetakan, menyisir dan mengadvokasi registrasi seluruh masyarakat dalam kepesertaan program JKN.

“Berbagai inovasi kami lakukan untuk meningkatkan mutu layanan dan meningkatkan kepuasan peserta JKN KIS. Hasil survei kepuasan peserta yang dilakukan oleh pihak independen, pada tahun 2022 menunjukkan tingkat kepuasan 89,6 dan ini meningkat tajam dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Pembangunan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy dalam sambutannya menyampaikan program JKN telah diselenggarakan sejak tahun 2014 yang merupakan wujud tanggung jawab negara dalam memastikan setiap penduduk mendapatkan haknya mengakses jaminan sosial di bidang kesehatan melalui program JKN.

Effendy juga mengatakan, beragam inovasi dan pencapaian luar biasa yang telah diraih dalam program JKN selama ini tidak lepas dari sinergi yang baik dari peran Gubernur, Bupati dan Walikota.

Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin pada penyampaian arahannya mengatakan program JKN telah terbukti membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah saya minta dapat mengambil peran lebih mendaftarkan penduduk rentan ke BPJS Kesehatan antara lain para penyandang disabilitas, warga lanjut usia dan masyarakat terlantar,” tuturnya.

“Saya berharap pemerintah daerah juga terus mendorong upaya peningkatan mutu layanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas kesehatan termasuk SDM kesehatan, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang bermutu,” harap Wakil Presiden.

Diakhir penyampaiannya, ia mengajak para kepala daerah untuk terus bersinergi untuk mencapai UHC yang ditargetkan RPJMN 2022-2024 yaitu sedikitnya 98 persen dari total populasi menjadi anggota JKN.

Reporter : Albert

Comment