Brigade Al Qassam: Perang Terus Berlanjut, Kami Tidak Akan Menyerah Sesulit Apapun Situasi di Medan Perang

Internasional306 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, PALESTINA — Untuk ke sekian kali, zionis Israel telah mengingkari gencatan senjata yangbtelah disepakati kedua pihak. Pembunuhan dan penembakan terhadap masyarakat sipil terus berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Brigade Al Qassam tidak gentar sedikitpun. Dalam keterangannya, Al Qossam menyatakan tidak akan surut menghadapi serangan tersebut apapun yang terjadi di lapangan, mereka akan terus berjuang dan melawan.

Al Qassam mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ummat Islam dunia yang telah memberi dukungan baik materi maupun doa.

“Kami mujahid Al Qassam, berterima kasih tidak terhingga pada saudara dan saudari yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu,yang telah tulus, ikhlas, mendoakan kami, mendukung kami, meringankan kesulitan kami dalam upaya mempertahankan wilayah yang di muliakan nabi kita Muhammad Rasulullah yakni bumi Syam Palestine.” Ujar Salah seorang Brigade Al Qossam, Ahad (15/11/2925).

Al Qassam berharap, semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya dan balasan yang mulia bagi saudara dan saudari di akherat kelak.

Menurut Brigade Al Qassam, belum ada dalam sejarahnya zionis Yahudi menepati dan memenuhi kesepakatan gencatan senjata.

“Sejak berdirinya negara Zionis 1948, Israel, belum pernah ada sejarahnya setiap gencatan senjata betul betul di penuhi oleh Israel hingga saat ini.” Ujar sumber Brigade Al Qassam.

Israel selalu ingkar dengan kesepakatan apapun yang telah di rencanakan dunia internasional bersama kami.

Gencata senjata beberapa Minggu lalu juga gagal.

Kesepakatan gencatan senjata yang disaksikan dunia minggu lalu juga dikhianati zionis. Pembunuhan dan serangan terus berlanjut tanpa sanksi oleh lembaga semacam PBB dan lain sebagainya.

“Israel mesti bertanggung jawab penuh atas bentrokan dengan para pejuang kami di Rafah, yang mempertahankan diri di wilayah yang dikuasainya.” Ujar sumber itu lagi.

Namun demikian, Brigade Al Qassam dan faksi faksi pejuang Palestina lainnya tetap memegang kuat prinsip dan terus melawan dengan kemampuan yang mereka miliki tanpa kata menyerah.

“Prinsip menyerah dan tunduk kepada musuh tidak ada dalam kamus kami.” Ujar sumber Brigade Al Qassam.

Al Qossam meminta pertanggung -jawaban para mediator dan menuntut mereka menemukan solusi untuk memastikan kelanjutan gencatan senjata dan mencegah musuh menggunakan dalih yang lemah untuk melanggar dan mengeksploitasinya guna menargetkan warga sipil tak berdosa di Gaza.

Walau Israel ingkar dan tetap menyerang warga sipil di berbagai wilayah, lanjut sumber itu, proses evakuasi jenazah pada fase sebelumnya berlangsung dalam situasi yang kompleks dan sangat sulit. Meskipun demikian, kami tetap mematuhi kewajiban kami berdasarkan perjanjian.

“Kami menekankan bahwa evakuasi jenazah yang tersisa membutuhkan tim dan peralatan teknis tambahan. Pelanggaran gencatan senjata oleh Israel telah membuat proses ini makin sulit lebih lebih dalam beberapa keadaan. Kami mesti menghadapi gempuran IDF terhadap pejuang kami.” Imbuh sumber Al Qasam.[]

Berita Terkait

Baca Juga

Comment