Dorong Kolaborasi dan Pertumbuhan Industri Teknologi Lokal, Yorindo dan APTIKNAS Gelar “Business Meet Up” 

Bekasi, Daerah1680 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, BEKASI – Yorindo Communication, dengan dukungan penuh dari Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), sukses menggelar acara Business Meet Up di Hotel ASTON Imperial Bekasi, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan ini mempertemukan para pelaku usaha teknologi, distributor, dan merek lokal dalam sebuah forum inspiratif yang membuka peluang kolaborasi konkret.

Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., yang akrab disapa Hoky, dan diikuti oleh 10 vendor teknologi terkemuka. Hadir pula sejumlah besar pelaku industri TIK dari wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Hoky menegaskan pentingnya acara ini sebagai wadah strategis untuk membangun jejaring bisnis, menjajaki kolaborasi nyata, serta menyerap wawasan langsung dari para pemain industri.

“Ini bukan sekadar ajang temu bisnis, tetapi platform konkret untuk memperkuat ekosistem teknologi lokal melalui pertemuan antara vendor, distributor, dan pengusaha daerah,” ujar Hoky, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PERATIN, Penasihat FORMAS, Wakil Ketua Umum SPRI, Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia, Pengurus FBN RI, serta Ketua Dewan Pengawas AGKDI.

Hoky juga memaparkan pesatnya perkembangan teknologi, mulai dari digitalisasi proses bisnis, sistem keamanan berbasis AI, hingga otomasi industri, serta peluang besar yang bisa dimanfaatkan para pelaku usaha TIK di Bekasi.

Dukungan Produk Lokal dan Pembiayaan Proyek

APTIKNAS menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan produk lokal dengan menghadirkan dua brand nasional, yakni TECHMA (diwakili Elin, Branch Manager) dan KASSEN (diwakili Juwita Ningrum, Sales National Manager), untuk mempresentasikan produk-produk inovatif mereka di hadapan para peserta.

Acara juga menghadirkan sesi edukatif bertajuk Sharing Project Financing, dengan pembicara dari Bank UOB, Tjhung Erlen Doresta (Branch Manager), yang membagikan tips pengajuan pembiayaan proyek bisnis.

Sesi ini menjadi bukti bahwa Yorindo Communication, di bawah kepemimpinan Yolanda Roring, memahami kebutuhan riil para pengusaha teknologi dalam mengembangkan usahanya.

APTIKNAS, yang kini memiliki 30 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di berbagai kota dan provinsi, terus aktif menjadi penghubung antara pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas. Organisasi ini juga menggencarkan pelatihan bersertifikat bekerja sama dengan LSP SDM TIK dan pemerintah, untuk mendorong peningkatan kualitas SDM dan perusahaan TI lokal.

Salah satu peserta, Rainer Francis dari PT Tricode Inovasi Teknologi, turut mendorong peserta lain untuk bergabung sebagai anggota APTIKNAS serta mengusulkan pembentukan DPD APTIKNAS Bekasi.

“Di era digital, yang unggul bukan yang terbesar, tetapi yang paling cepat berinovasi dan mampu berkolaborasi. Teknologi adalah alat, budaya adalah jiwa. Jika keduanya bersatu, kita punya kekuatan luar biasa,” pungkas Hoky dengan nada inspiratif.

Networking, Kolaborasi, dan Harapan untuk Daerah Lain

Rangkaian acara ditutup dengan sesi networking dan makan malam, di mana para peserta memperkenalkan diri, bertukar kartu nama, dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut.

Yorindo Communication bersama PT Kota Cerdas Indonesia sebagai penyelenggara, kembali menunjukkan kemampuannya dalam menciptakan platform relevan dan bernilai tambah bagi industri teknologi.

Sejumlah sponsor juga turut berpartisipasi aktif, antara lain: vCloudPoint, diwakili Wowok Sujarwo (Channel Partner PT Intisel Prodaktifakom), SEAGATE, diwakili Charles Halim (Core Business Lead Seagate Indonesia), FORTEQ, diwakili Yoki Mulyadi Widjaja (Sales & Marketing Manager Forteq Indonesia), GTEKNOLOGI Kamera Meeting Xacti.

Turut hadir dalam acara ini sejumlah pengurus DPP APTIKNAS seperti Ardian Elkana, Yuliasiane Sulistiyawati, Hartanto Sutardja, Feri Ariyanto, dan Ari Susanti, serta perwakilan LSP SDM TIK, Tri Cahyandi Tresnanda.

Keberhasilan Business Meet Up Bekasi ini diharapkan menjadi inspirasi untuk penyelenggaraan serupa di daerah lain, dengan fokus pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan manufaktur, demi memperkuat ekosistem digital Indonesia yang mandiri dan berdaya saing.[]

Comment