RADARINDONESIANEWS.COM, ACEH — Be a Star Islamic School menggelar edu trip ke Museum Tsunami Aceh, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami sejarah tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004.
Dalam kunjungan itu, siswa diajak melihat koleksi, dokumentasi, serta berbagai informasi mengenai bencana tsunami yang melanda Aceh.
Dengan pendampingan guru, mereka tidak hanya mempelajari peristiwa tersebut, tetapi juga melihat bagaimana masyarakat Aceh bangkit dan menjalani kehidupan setelah bencana.
Kepala Yayasan Be a Star Islamic School, Rika Wahyuni, S.Pd.I., mengatakan edu trip merupakan bagian dari proses pembelajaran di sekolah.
Menurut dia, siswa terlebih dahulu mempelajari suatu tema di kelas sebelum mendapatkan kesempatan untuk melihat dan mengalami secara langsung objek yang berkaitan dengan materi tersebut.
“Dengan begitu, pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi menjadi pengalaman nyata yang dapat memperkuat pemahaman, rasa ingin tahu, kemampuan observasi, kemandirian, serta keterampilan sosial anak,” kata Rika.
Kunjungan ke Museum Tsunami Aceh juga menjadi momentum bagi siswa untuk mengenang para korban sekaligus memetik pelajaran dari ketangguhan masyarakat Aceh dalam menghadapi bencana.
Kepala Sekolah Be a Star Islamic School, Asmaul Husna, S.Pd.Gr., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat belajar tentang alam dan sejarah secara nyata, sekaligus belajar mandiri, menghargai, dan menyayangi teman,” ujar Asmaul.
Dengan pendampingan para guru, kegiatan berlangsung aman dan diikuti siswa dengan antusias. Mereka mengikuti setiap rangkaian kunjungan dalam suasana nyaman dan menyenangkan.[]









Comment