![]() |
| Jalan raya di Banten, amblas akibat gempa |
RADARINDONESIANEWS.COM, BANTEN – Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Lebak berkekuatan 6,4 Skala Reachter (SR) berpusat di 7.21 LS, 105, 91 BT (81 km Barat Daya Lebak-Banten) dengan kedalaman 10 KM, merusak puluhan rumah milik warga di Lebak Selatan.
Sejumlah rumah penduduk di Desa Cilangkahan, Sumber Waras dan Desa Senang Hati, Kecamtan Maingping, terlihat retak dan genteng berjatUhan akibat kuatnya guncangan gempa yang terasa selama 15 detik oleh warga tersebut.
Komari (60), salah seorang warga Desa Cilangkahan yang seperti seperti dilansir indopos menjelaskan, saat terjadi gempa dia baru saja usai melaksanakan sholat Dzuhur.Tiba tiba dia merasakan rumah semi permanen miliknya bergoyang,sehingga dia dan keluarga langsung berhamburan keluar rumh untuk menyelamatkan diri.
Genteng rumah miliknya berjatuhan dan dinding rumah juga mengalami retak retak.akibat kuatnya goncangan gempa.”Baru kali ini saya merasakan gempa yang cukup kuat, sehinga membuat genteng dan dinding rumah retak retak,” ujarnya.
Seperti rumah milik mantan Kepala Desa Cipendeuy,Alex Santosa yang mengalami ambruk dinding belakang rumahnya sehingga menyebabkan penghuni rumah kini terpaksa mengungsi ke rumah milik kerabatnya yang tak jauh dari kediaman.
“Saya dan keluarga terpaksa mengungsi sementara dulu ke rumah saudara,karena rumah saya dinding belakangnya roboh,” ujar Alex yang juga mantan Kades ini,Selasa (23/1).
Demikian juga rumah milik Entis Sutisna,Endang dan Hidayat di Desa Cipendeuy,Kecamatan Malinggping juga mengalami rusak berat,akibat plafon rumah dan dinding ambruk akibat kuatnya getaran gempa.
Sementara Camat Malingping, Sukanta yang dikonfirmasi menjelaskan, sejauh ini tidak ada laporan adanya korban jiwa dan luka luka akibat bencana gempa yang berpusat di Kecamatan Malingping tersebut.Namun demikian, terdapat sejumlah rumah yang mengalami rusak ringan,sedang dan berat yang dialami oleh ratusan penduduk yang tersebar hampir di semua desa yang ada di Kecamatan Malingping.
“ Data sementara,rumah yang mengalami rusak berat ada 6 unit,ditambah satu unit Mushola yang mengalami rusak sedang di di Senang Hati dan desa Cipendeuy. Sedangkan yang mengalami rusak ringan ada 130 unit yang tersebar hampir di semua desa yang ada di Malingping,” terang Sukanta.
Terpisah,kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kafrawi yang dihubungi lewat telepon menjelaskan, pihaknya masih menunggu informasi selanjutnya dari para relawan. Setelah itu pihaknya akan segera melakukan tindakan reaksi cepat,”kita tunggu informasi yang akurat dari para relawan dulu.Sebab,saat ini informasi yang masuk masih simpang siur.Dan yanag pasti,tidak ada korban jiwa dan luka berat akibat bencana gempa,” tegasnya. [Tete86]












Comment