RADARINDONESIANEWS.COM, DEPOK — Empat hari setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kota Depok menggelar halalbihalal di kediaman ketuanya di kawasan Pasir Putih, Sawangan, Rabu, 25 Maret 2025. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi antarjurnalis lintas organisasi di Kota Depok.
Acara yang diawali makan siang bersama itu tidak hanya dihadiri anggota SWI Depok, tetapi juga sejumlah wartawan dari berbagai organisasi. Hadir di antaranya Ketua PWOIN Depok Benny Gerungan, Ketua Pewarna Depok Christin M. Wartiningsih, Ketua Pokja Kota Kembang Muryanto A. Murod, Ketua Komunitas Jurnalis Depok Johannes Hutapea beserta jajaran, sastrawan Sihar Ramses Simatupang, serta Kabid Hubal SWI Pusat Arief Ramdhani.
Dalam pertemuan tersebut, para jurnalis sepakat untuk memperkuat kekompakan tanpa sekat organisasi. Ketua SWI Kota Depok, Yenni, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta sekaligus mengajak mempererat solidaritas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan. Mohon maaf lahir dan batin. Ke depan, semoga kita semakin kompak,” ujar Yenni.
Diskusi yang dipandu Sekretaris SWI Depok, Riki, juga diisi dengan penyampaian pandangan dari sejumlah pimpinan organisasi wartawan. Benny Gerungan menekankan pentingnya inovasi dan kontribusi jurnalis melalui karya yang objektif dan konstruktif.
Menurut dia, tantangan di lapangan seperti intimidasi, diskriminasi, hingga kriminalisasi kerap dihadapi wartawan. Namun, ia menilai solidaritas dapat menjadi kunci untuk menghadapinya. “Kalau wartawan kompak, persoalan itu bisa diatasi,” kata Benny.
Christin Wartiningsih menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan dalam keberagaman. Ia berharap momentum halalbihalal ini membawa keberkahan bagi aktivitas para jurnalis di Depok.
Sementara itu, Johannes Hutapea mengusulkan agar pasca-Lebaran, wartawan di Depok mulai merancang kegiatan bersama. Ia menilai eksistensi jurnalis tidak hanya diukur dari produksi berita, tetapi juga dari keterlibatan dalam kegiatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Perlu ada program bersama yang melibatkan eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” ujarnya.
Sastrawan yang juga jurnalis, Sihar Ramses Simatupang, menambahkan pentingnya peningkatan profesionalitas melalui program edukatif seperti diskusi, seminar, dan penulisan buku.
Hal senada disampaikan Muryanto A. Murod. Ia menilai SWI Depok cukup aktif menginisiasi kegiatan kewartawanan dan sosial. Menurut dia, kolaborasi antarkomunitas dapat menjadi sarana saling belajar untuk memperkuat peran jurnalis di masyarakat.
“Kita bisa belajar dari berbagai kegiatan yang sudah ada untuk menjadi lebih baik dan semakin solid,” ujarnya.[]









Comment