IPTPI DKI Jakarta Siapkan Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional pada Juli 2026

Nasional30 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi secara daring untuk mempersiapkan pelantikan pengurus baru dan Seminar Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026.

Rapat yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 14.00–14.45 WIB itu dipimpin Ketua IPTPI DKI Jakarta–Banten, Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., M.Pd. Sebanyak 18 peserta mengikuti pertemuan tersebut, yang terdiri atas pengurus inti dan tim pendukung.

Dalam rapat itu disampaikan bahwa Surat Keputusan (SK) Pembentukan IPTPI DKI Jakarta–Banten telah resmi diterbitkan. Terbitnya SK tersebut menjadi dasar pelaksanaan pelantikan pengurus yang akan digelar secara hybrid, memadukan kehadiran luring dan daring.

Misbah mengatakan pelantikan tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga akan dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA).

“Pelantikan pengurus akan dirangkaikan dengan penandatanganan MoU dan MoA serta Seminar Nasional yang dapat diikuti secara luring maupun daring,” kata Misbah dalam rapat tersebut.

Panitia juga mulai menetapkan pembagian tugas untuk mendukung kelancaran kegiatan. Minhatul Ma’arif ditunjuk sebagai moderator, sementara Badri Munawar dan Kurnia B. Scorita bertugas sebagai pembawa acara. Koordinasi logistik serta penjemputan narasumber dan tamu undangan dipercayakan kepada Azhar Fachry.

Selain itu, rapat menghasilkan sejumlah tindak lanjut yang akan dikerjakan dalam beberapa pekan ke depan. Di antaranya finalisasi lokasi kegiatan, penetapan narasumber Seminar Nasional, penyusunan susunan acara, pendataan undangan, serta penyebarluasan materi publikasi dan formulir pendaftaran kepada masyarakat.

Melalui persiapan tersebut, IPTPI DKI Jakarta berharap pelantikan pengurus dan Seminar Nasional dapat menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus pengembangan profesi teknologi pendidikan di Indonesia.[]

Comment