Kedubes Rusia Undang Wilson Lalengke ke Forum Internasional di Wina Bahas Konflik Rusia–Ukraina

Nasional427 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, dijadwalkan menjadi salah satu peserta dalam seminar internasional daring yang digelar Pemerintah Rusia pada 23 Oktober 2025.

Acara yang dipusatkan di Wina, Austria, itu mengangkat tema “Perjalanan Kemerdekaan Republik Rakyat Luhansk” dan berfokus pada dinamika serta upaya penyelesaian konflik Rusia–Ukraina.

Wilson diundang langsung oleh Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, tak lama setelah dirinya tampil menyampaikan pidato pada forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, awal Oktober lalu.

Menurut sumber di Kedubes Rusia, seminar tersebut akan dihadiri berbagai tokoh politik, akademisi, aktivis kemanusiaan, dan media dari berbagai negara. Forum ini diharapkan menjadi wadah pertukaran pandangan terkait ketegangan geopolitik di Eropa Timur serta peluang diplomasi damai melalui jalur non-pemerintah.

“Ini kesempatan penting untuk memahami kompleksitas konflik dari berbagai sudut pandang dan mencari solusi damai yang berakar pada rasa saling menghormati serta kesadaran sejarah,” ujar Wilson Lalengke, alumnus PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, saat dihubungi jaringan media nasional, Sabtu (11/10/2025).

Penyelenggara menegaskan bahwa forum ini bersifat dialogis dan tidak dimaksudkan untuk mempromosikan narasi politik tertentu. Pembahasan akan menyoroti evolusi Republik Rakyat Luhansk — entitas yang memproklamasikan diri dari Ukraina Timur sejak 2014 — dan dampaknya terhadap stabilitas kawasan.

Kedubes Rusia di Jakarta sebelumnya telah bekerja sama dengan PPWI dalam sejumlah program kebudayaan dan media, seperti pemutaran film dokumenter, advokasi jurnalis di wilayah konflik, dan publikasi literasi media. Keterlibatan terbaru ini disebut sebagai upaya berkelanjutan memperkuat diplomasi masyarakat sipil melalui jalur intelektual dan kemanusiaan.

Seminar tersebut akan berlangsung satu hari dan disiarkan secara langsung untuk peserta terdaftar dari berbagai negara. Partisipasi Wilson diharapkan membawa perspektif Indonesia dalam percakapan global tentang perdamaian dan resolusi konflik.[]

Comment