Merenungi Makna Dan Hakikat Bencana

Berita830 Views
ilustrasi
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Apakah bencana yang menimpa kaum Nuh, ‘Ad dan Tsamud belum juga menggugah kita untuk kembali kepada Allah? Atau bencana kaum Madyan yang Allah katakan, 
 فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُواْ فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ
Maka mereka diguncang dgn gempa sehingga mereka mati dirumah-rumah mereka sendiri.
Jikalau kisah-kisah Al Qur’an tersebut belum menggugah kita untuk bertaubat dan lebih serius dalam menjalani Islam, apa belum cukup sekarang Allah tampakkan langsung di hadapan kita silih berganti bencana demi bencana yg sebagiannya persis seperti azab yang Allah timpakan kepada umat-umat terdahulu?! 
فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنبِهِ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ )وَمِنْهُم مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِن كَانُوا أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang kami timpakan kepadanya hujan kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami  tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
• Saudaraku, jangan pernah merasa aman dari makar Allah! Allah masih menyelamatkan kita bukan karena kita lebih mulia tapi kita hanya masih diberi kesempatan. 
• Kesempatan untuk bertaubat dari segala macam kemaksiatan dan dosa, berdakwah mengajak orang lain ke jalan Allah dan kesempatan meninggikan kalimat Allah, agar supaya agama Allah-lah yang paling tinggi.
أَوَلَمْ يَهْدِ لِلَّذِينَ يَرِثُونَ الْأَرْضَ مِنْ بَعْدِ أَهْلِهَا أَنْ لَوْ نَشَاءُ أَصَبْنَاهُمْ بِذُنُوبِهِمْ ۚ وَنَطْبَعُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ
Dan apakah belum jelas bagi orang-orang yang mewarisi suatu negeri sesudah penduduknya lenyap, bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka karena dosa-dosanya; dan Kami kunci mati hati mereka  sehingga mereka tidak dapat mendengar (memetik pelajaran lagi)?
Semoga kita bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. 
Ditulis kembali dari WAG tanpa nama

Comment

Rekomendasi Berita