by

Nani Salna Rosa*: Sistem Islam; Solusi Pasti Atasi LGBT

-Opini-43 views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Dukungan Unilever terhadap gerakan lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ+) telah menuai kecaman di dunia maya. Tak sedikit seruan untuk memboikot produk Unilever.

Seruan boikot juga disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua Komisi Ekonomi MUI, Azrul Tanjung, menegaskan akan mengajak masyarakat untuk beralih pada produk lain. “Saya selaku ketua komisi ekonomi MUI akan mengajak masyarakat berhenti menggunakan produk Unilever dan memboikot Unilever,” kata Azrul saat dihubungi Republika, Ahad (28/6).

Seruan MUI untuk memboikot produk Unilever memang salah satu upaya melawan kemungkaran di depan mata. Hanya saja, boikot itu tidak sepenuhnya menghilangkan bibit virus pelangi ini. Karena, ada 20 perusahaan yang turut mendukung kampanye pro-elgebete. Termasuk didalamnya Facebook dan Instagram yang sering kita gunakan.

Maka dari itu seharusnya bukan hanya memboikot salah satu perusahaan tersebut. Tetapi, haruslah menghilangkan virus ini dari akarnya. Sayangnya, di sistem Kapitalis seperti yang dianut sekarang. Tidak dapat melakukan hal itu. Karena, sistem Kapitalis adalah salah satu sistem yang mendukung kampanye pro- elgebete.

Sangat jauh berbeda dengan sistem Islam yang sudah pasti tidak akan mungkin mendukung hal seperti ini. Bahkan, sebelum terjadi virus elgebete. Nabi Muhammad SAW mencegahnya. Seperti sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad (2915) dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Nabi Luth. Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Nabi Luth, beliau sampaikan sampai tiga kali ”. [Dihasankan Syaikh Syu’aib Al-Arna`uth].

Dan apabila masih ada yang melakukan perilaku laknat tersebut, Rasulullah SAW akan menindak tegas. Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda :

“Barangsiapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Nabi Luth, maka bunuhlah pelaku dan pasangannya” [HR Tirmidzi dan yang lainnya, dishahihkan Syaikh Al-Albani]

Allaah Ta’alajuga mengkabarkan tentang adzab yang ditimpakan kepada kaum Nabi Luth ‘alaihi salam, yaitu berupa siksaan yang sangat mengerikan, Dalam QS. Al-Hijr ayat 73-76 :

“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.”

Maka dari itu, tak hanya dengan memboikot produk, dengan menerapkan sistem Islam, ‘virus’ ini dapat diatasi dengan tuntas dan hukuman bagi pelakunya akan membuat jera. Allaahu a’lam bi ash-shawab.[]

*Ibu rumah tangga

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + seventeen =

Rekomendasi Berita