by

Novel Di atas Singgasana Cinta, Sangat Religi dan Penuh Makna

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Rumah Media Kembali meluncurkan novel untuk dijadikan Film Religi dan dibuat sangat religius. Banyak pesan moral yang bisa dipetik dari Novel itu. 

Menurut Direktur Rumah Media Film dan Sutradara yang akan menggagas Novel tersebut mengatakan, bahwa dalam Novel itu didalamnya terdapat kisah tentang masa lalu yang kelam, pergulatan bathin dan persahabatan dari benci menjadi rindu, sedih dan gembira berubah asmara.

“Makna perjalanan yang dipersembahkan Novel ini sangatlah dalam. Tidak hanya tentang kisah cinta dan para pencarinya, tetapi juga tentang keberserahan seorang pencinta atas takdir yang diterimanya yang disangkakan sebagai teroris. Lantas, Haruskah Setiap muslim yang taat beribadah di cap sebagai teroris,” ujar Roy saat peluncuran Novel di Kawasan Buperta Ragunan, Minggu (10/11/2017)
Menurutnya, cerita yang diangkat dari Novel Syiffanis Amaar, selain bertutur tentang perjalanan cinta yang tak bertepi sang tokoh utama. Nuansa suka, duka, bahagia dan kecewa bercampur aduk hingga pembaca akan terhipnotis dengan untaian kisahnya yang mengharu biru. 
Karena tak terpikir dalam benak Mahes, sebab Cerita sesungguhnya baru dimulai justru ketika Mahes bertemu dengan pria aneh yang seolah selalu mengikutinya. Alurnya seperti sungai, sedangkan konflik demi konflik adalah bebatuan yang mau tak mau harus dilewati untuk menemukan di mana arus bermuara. 
Ahir dari cerita ini, dapat dipahami, bahwa sebesar apapun cinta yang kita agungkan pada lawan jenis. Ternyata tak mampu mengalahkan cinta dua insan kepada sang kholik sebagai pemilik alam semesta (Alloh  Swt). 
“Dengan ketauhidan dan jejak islami yang syarat makna. Novel ini mengajarkan kita untuk tetap bertawakal dan tetap beristiqomah kepada alloh swt,” pungkasnya. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − 9 =

Rekomendasi Berita