by

Orkestra Kehidupan. Oleh: Andre Wongso

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Dikisahkan, ada seorang bapak
tua sedang mengunjungi anaknya di kota. Suatu sore, saat senggang, dia
berjalan-jalan di seputar perumahan. Tiba-tiba terdengar bunyi suara
yang menyakitkan telinga tuanya. Mengikuti arah suara yang mengganggu
itu ke sumbernya, tampak seorang anak kecil sedang belajar bermain
biola.

“Ngiiik!! Ngook!! Ngiik!! Ngokk!” Untuk pertama kalinya si bapak tahu
tentang alat musik bernama biola dimainkan. Bapak itu berpikir dan
berkata pada diri sendiri, “Aku tidak ingin lagi mendengar suara yang
mengerikan seperti itu!”
Hari lainnya, si bapak kembali mendengar suara yang mendayu-dayu
membelai telinga tuanya. Dengan penasaran, diikuti sumber suara merdu
yang belum pernah didengarnya selama ini. Sesampainya di sana, bapak tua
itu pun terperangah melihat seorang wanita tua, sang maestro sedang
memainkan sonata dengan biolanya. Diam-diam dia di sana, ikut menikmati
alunan musik yang indah.
Seketika itu, bapak tua menyadari kesalahannya. Suara yang tidak
mengenakkan telinga yang didengarnya dulu bukanlah merupakan kesalahan
dari alat musiknya dan bukan pula salah si anak yang memainkannya. Suara
mengerikan itu hanyalah proses belajar dan berlatih seorang anak untuk
kelak bisa memainkan alat musik biolanya dengan baik.
Di suatu hari yang lain lagi, kembali si bapak tua mendengar gaung
suara merdu lain yang bahkan melebihi keindahan dan kejernihan suara
biola sang maestro. Dia pun segera mencari tahu, apa gerangan yang
menjadi sumber suara itu. Setiba di sana, matanya terpana kagum.
Ternyata itu adalah suara orkestra besar yang dimainkan sebuah simfoni
indah.
Begitu banyak orang secara bersama-sama, dengan masing-masing orang
memainkan alat-alat musik yang berbeda. Menghasilkan sebuah harmoni yang
luar biasa. Enak dipandang, nikmat didengar dan terasa sekali semangat
kebersamaan para pemain untuk menyuguhkan sebuah maha karya seni. Tepuk
tangan membahana pun terdengar seusai diakhirinya lagu yang telah mereka
mainkan bersama.
Pembaca yang budiman,
Begitu pula dalam kehidupan ini kita sering kali terkagum-kagum saat
menikmati atau melihat suatu prestasi besar. Tetapi saat kita melihat
awal dari proses perkembangannya mungkin kita tidak menaruh perhatian
sama sekali bahwa proses latihan yang konsisten akan melahirkan hasil yang menakjubkan, seperti halnya bapak tua ketika mendengar suara sumbang yang dimainkan oleh anak kecil sebagai pemula belajar biola itu.
Dari sisi lain, kita pun bisa belajar dari cerita tadi bahwa sebuah
orkesetra terdiri dari berbagai individu yang memiliki keahlian
masing-masing. Dan saat masing-masing kekuatan itu bersatu dan
bersama-sama memainkan sesuai dengan peranannya, pasti akan melahirkan
kekuatan sinergi yang akan menghasilkan prestasi dengan kualitas yang
berbobot dan mengagumkan
!
Andre Wongso

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 2 =

Rekomendasi Berita