Pembantaian Adityawarman Guncang Dunia Pers, PPWI: Jangan Ada Impunitas!

Belitung, Daerah1691 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, PANGKALPINANG — Dunia pers Indonesia berduka. Adityawarman (48), Pemimpin Redaksi Okeyboz.com, ditemukan tewas di dasar sumur kebun miliknya di Dealova, Kota Pangkalpinang, Bangka-Belitung, Jumat (8/8/2025). Tubuhnya penuh luka sayatan benda tajam. Diduga ia dibunuh sebelum jasadnya dibuang.

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, mengecam keras pembunuhan ini. “Pelaku harus diusut tuntas dan dihukum maksimal. Jika terkait pemberitaan, ini adalah terorisme terhadap kebebasan pers,” ujarnya. PPWI menegaskan akan mengawal proses hukum hingga motifnya terungkap, termasuk kemungkinan kaitan dengan profesi korban.

Menurut keluarga, korban terakhir terlihat Kamis (7/8) pagi saat menuju kebun untuk bertemu seseorang. Ponselnya mati sejak pukul 11.30 WIB. Laporan ke polisi pada Jumat pagi berujung pada penemuan jasad di sumur.

Direktur Reskrimum Polda Babel, Kombes Pol Muhammad Rivai Arvan, mengungkapkan satu terduga pelaku—penjaga kebun korban—telah ditangkap di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, saat membawa mobil korban. Motif masih diselidiki.

Adityawarman dikenal vokal dan berintegritas. Ia juga pengurus Pers Pro Jurnalismedia Siber (PJS) wilayah Babel. “Tidak boleh ada lagi darah wartawan yang tumpah tanpa keadilan,” tegas Wilson.

Kapolda Babel, Irjen Pol Dwi Tunggal Jaladri, memastikan kasus ini akan diproses hingga tuntas. Syarif Al Dhin, Jurnalis Muda PPWI, menyebut kematian Adityawarman sebagai serangan langsung terhadap kebebasan pers. Ia menyerukan agar semua pihak yang terlibat, termasuk dalang, diungkap.

“Solidaritas kita adalah benteng terakhir. Keadilan untuk Adityawarman adalah harga mati,” tandas Syarif.[]

Comment