by

Peserta Demo Bisa Nginap di Kompleks DPR

Gedung DPR RI.[Dok/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan, Kompleks Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Senayan, Jakarta, direncanakan menjadi tempat menginap bagi beberapa pengunjuk rasa. Aksi demonstrasi itu akan berlangsung Jumat (4/11/2016) besok.

“Rencananya memang begitu, menginap di DPR,” kata Awi saat ditemui di Masjid Al-Kautsar Polda Metro Jaya, Kamis (3/11/2016). Menurut Awi, Polda sudah berkoordinasi dengan pihak pengamanan Kompleks DPR. “Tapi teknisnya bagaimana, kami akan lihat dulu perkembangannya nanti.”

Unjuk rasa 4 November 2016 rencananya akan dilakukan sekitar 63 organisasi massa Islam, di bawah komando Gerakan Nasional Pendukung Fatwa MUI (GNPF). Pemicu demonstrasi itu adalah pernyataan calon Gubernur DKI Jakarta inkumben Basuki Tjahaja Purnama alias Kokoh Ahok tentang surat Al-Maidah ayat 51. Beberapa organisasi massa Islam menuding Ahok menodai agama.

Adapun sekitar 18 ribu personel gabungan direncanakan menjaga keamanan pada saat demo berlangsung. Penjagaan akan disebar di 26 lokasi, di antaranya kawasan Monas, Balai Kota, DPR, dan Istana Negara.

Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) yang juga koordinator lapangan, Munarman, mengatakan unjuk rasa akan diikuti oleh 500 ribu peserta yang bertujuan untuk meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan polisi untuk menangkap Ahok.[tb]

Comment

Rekomendasi Berita