PLN Tambah Tiga Mesin Atasi Pemadaman Bergilir di Tello

Daerah, Kep. Nias1155 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS SELATAN – PT PLN (Persero) memperkuat suplai listrik di Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, dengan mendatangkan dua mesin yang masing-masing berkapasitas 150 KW dan satu unit mesin dengan kapasitas 100 KW.

Dengan adanya mesin ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan pemadaman listrik bergilir di wilayah Pulau Tello yang sedang terjadi akhir-akhir ini.

Randi Septia Warman, Team Leader Operasional dan Pemeliharaan PLN Cabang Pulau-Pulau Batu, mengungkapkan kondisi kelistrikan Pulau Tello sebelumnya berada dalam situasi kritis.

Sebelumnya, jelas Randi, untuk kebutuhan listrik di Tello, PLN mengandalkan delapan mesin pembangkit dengan total daya 800 KW.

Kondisi tersebut menjadi problematik ketika beban puncak terjadi setiap waktu magrib mencapai 790 KW, menyisakan margin keamanan yang sangat sedikit.

“Daya mesin yang kita miliki sebelumnya sangat pas-pasan, sehingga ketika ada trouble atau masalah di salah satu mesin tentu terjadi defisit daya,” ungkap Randi kepada wartawan, Kamis (31/7/2025).

Kondisi ini bertambah rumit ketika salah satu dari delapan mesin mengalami kerusakan. Ketidakmampuan sistem memenuhi kebutuhan listrik saat beban puncak memaksa PLN menerapkan pemadaman bergilir. Cuaca ekstrem yang kerap melanda kawasan ini juga turut memperparah kondisi kelistrikan di pulau tersebut.

Untuk menghindari hal serupa terulang kembali, PLN Batam, Unit Bisnis Managed Service (UBMS) Pembangkitan Sumatera Utara dan Sumatera Barat bekerjasama untuk melakukan pengiriman mesin dari Jakarta-Padang-Riau-Sibolga hingga tiba di Pulau Tello.

“Dengan adanya penambahan tiga mesin, maka total daya 1200 KW, sehingga dari beban puncak tersebut terdapat sisa daya sebagai cadangan ada 400 KW lagi,” jelas Randi.

Meski demikian, proses instalasi revitalisasi memerlukan waktu tambahan mengingat dalam pengerjaan ini pihaknya harus melakukan penonaktifan mesin.

Target penyelesaian revitalisasi instalasi dua mesin tersisa dijadwalkan antara 10 hingga 13 Agustus 2025. “Nanti status kami normal setelah dua mesin lagi masuk dalam sistem, dan kami perkirakan tuntas di bulan Agustus ini,” ungkap Randi.

Atas pengerjaan ini, Randi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Pulau Tello terkait pemadaman bergilir yang masih berlangsung. Permintaan maaf ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab PLN terhadap gangguan pelayanan kelistrikan yang dialami.

Penambahan kapasitas pembangkit ini diharapkan mengakhiri era pemadaman bergilir yang melanda Pulau Tello. Dengan total daya 1200 Kilowatt, sistem kelistrikan pulau akan memiliki cadangan yang memadai untuk menghadapi fluktuasi beban dan kondisi darurat.[]

Comment