![]() |
| Warga peserta Pelatihan penanggulangan bencana erupsi Gunung Merapi.[Agung/radarindonesianews.com] |
RADARINDONESIANEWS.COM, MAGELANG – Polda Jawa Tengah menggelar pelatihan penanggulangan bencana alam erupsi gunung Merapi di wilayah Kabupaten Magelang bersama sejumlah elemen pelatihan yang dilaksanakan selama 3 hari sejak Senin [26/11] hingga Rabu [28/11] guna meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personil Polri serta sinergitas antar instansi terkait antisipasi bencana.
Pembukaan pelatihan dilangsungkan di gedung Bhayangkara Polres Magelang, Senin [26/11/ 2018] Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Ahmad Lutfi dalam sambutannya mengatakan, bahwa pelatihan penanggulangan bencana ini menjadi sangat penting manakala untuk mempersiapkan persiapan seluruh anggota gabungan baik Polri, TNI maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menanggulangi bencana erupsi dari gunung berapi.
“Jadi jangan dianggap kegiatan yang biasa-biasa saja, ini sangat penting sekali karena kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang di dalamnya terdapat gunung berapi yang masih aktif, tentunya akan banyak bencana alam terkait dengan longsor, banjir, dan juga erupsi gunung berapi itu sendiri,” tegas Ahmad Lutfi.
Dalam giat pelatihan penanggulangan bencana tersebut dihadiri oleh jajaran forkopimda Kabupaten Magelang serta Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan. Pelatihan tidak hanya sebatas pemberian materi lisan kepada peserta namun juga latihan langsung tanggap bencana.
Dia menambahkan, datangnya musim hujan saat ini juga harus diwaspadai terkait sering terjadinya bencana tanah longsor.
“Maka kita harus mempersiapkan para petugas sesuai SoP- nya, serta mempersiapkan antar internal kita masing-masing,” pungkas Ahmad Lutfi.[Agung]












Comment