by

PPMT UNIMMA Adakan Pelatihan Produksi Media Pembelajaran Daring

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JATENG – Permasalahan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah menjadi perhatian bagi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) di masa pandemi ini, terlebih di daerah-daerah pedesaan.

Untuk menyikapi permasalahan tersebut, melalui program Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) UNIMMA mengadakan pelatihan Produksi Media Pembelajaran Daring di Masa Pandemi untuk guru-guru Sekolah Dasar (SD).

Program diadakan sejak (21/10) di SD Gambasan I dan SD Gambasan II Desa Salakan, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung.

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNIMMA kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sabtu (14/11/2020)

Dalam sambutannya, Lintang Muliawanti, M.A selaku dosen pembimbing menjelaskan bahwa program ini dilakukan sebagai titik awal mahasiswa terjun langsung dan kembali ke masyarakat.

“Dengan program PPMT mahasiswa lebih fokus dalam menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dan lebih jelas output serta kebermanfaatannya,” jelas Lintang.

Pelatihan ini disambut dengan sangat baik oleh SD Gambasan I dan SD Gambasan II, terbukti dengan keterlibatan dan atusias guru-guru dalam mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan. Kepala Sekolah SD Gambasan I mengucapkan terima kasih banyak kepada UNIMMA sudah berkenan untuk memberikan pelatihan pembuatan video ajar ini.

“Terus terang karena pandemi ini proses pembelajaran sedikit terhambat dikarenakan belum bisa untuk dilakukan pembelajaran tatap muka,” ujar Sugeng.

Dengan variasi media ajar melalui video, materi dapat dibuat lebih variatif seperti memasukan gambar-gambar, lagu, bahkan video klip sehingga siswa-siswa tidak bosan dalam belajar.

Video ajar pun dapat dibuat lebih singkat namun tetap memuat materi ajar dengan efektif.

Sementara itu, Kepala SD Gambasan II, Lilik Setyawati, S.Pd menyatakan sangat berharap semua guru-guru bisa membuat video ajar semacam ini. Karena tidak hanya murid-murid yang tertarik, tapi kami yang tua saja sangat antusias melihatnya.

“Ada lagu-lagunya seperti ini, pasti cucu saya di rumah seneng,” ujarnya.

Program yang dijalankan oleh mahasiswa program studi Psikologi dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang beranggotakan Putri Diah Nurwana, Dwi Indriyani, Fatwa Eka Putri, Vinny Kurnia dan Agustin Falah. Agenda pelatihan berupa pembuatan video ajar dengan menggunakan smartphone.

“Kami melatih guru-guru untuk membuat video ajar dengan aplikasi kine master, dan semuanya antusias. Antusiasme mereka yang membuat kami semangat setiap berangkat meskipun lokasinya cukup jauh”, ujar Putri

Ketua program PPMT di Desa Salakan.
Dari kegiatan pelatihan ini, diharapkan seluruh guru dapat membuat video ajar dengan smartphone mereka sendiri. Sebagai hasil akhir, kelompok PPMT Desa Salakan akan membuatkan akun YouTube untuk SD Gambasan I dan SD Gambasan II.

“Akun ini guna mempublikasikan seluruh vide-video ajar untuk memudahkan para siswa belajar dengan cara yang lebih menarik,” pungkas Putri.

Agung Libas

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + four =

Rekomendasi Berita