by

Puluhan Ponton Isap Marak Di Perairan Selindung

RADARINDONESIANEWS.COM, MUNTOK – Maraknya aktifitas tambang laut khususnya yang menggunakan ponton isap di perairan Selindung Desa Air Putih, Kecamatan Muntok  Bangka Barat membuat Serda Tamin geram, pasalnya keberadaan ponton isap itu diikuti kemunculan puluhan camp-camp atau tenda tenda penghuni dadakan di sekitar lokasi pantai.

Anggota Babinsa Koramil Muntok ini lalu menuding pihak panitia pekerja ponton yang ceroboh. Sebab menurut anggota senior ini, keberadaan camp-camp penghuni ini sudah dilarang jauh-jauh hari.

“Kita sudah instruksikan tapi panitia kayaknya ceroboh. Sudah dilarang bikin camp atau mendirikan tenda tapi tetap bikin camp,” ujar Serda Tamin, Dikonfirmasi  Jumat, 6/7/2018, Selaku penanggung jawab kamtibmas di wilayah hukumnya, Serda Tamin mengaku kuatir dampak terhadap keberadaan tambang laut di wilayah laut Selindung. “Kita juga kuatir, kalau yang di laut kita tidak tahu, sebab disitu ada juga ponton rajuk PT Timah. Tapi panitia ini kayaknya mikir diri sendiri,tidak tahu akibatnya. Giliran ada apa-apa baru semua yang kena,” ujar Tamin geram.

Seperti terlihat pada papan nama, wilayah pesisir penambangan laut Dusun Selindung, Desa Air Putih Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat merupakan kawasan Hutan Lindung dalam pengelolaan unit Air Menduyung. 

Aktifitas tambang laut ilegal menggunakan ponton isap oleh masyarakat sempat menjadi perhatian Mabes Polri dipicu pembakaran besar-besaran terhadap puluhan ponton isap milik penambang di pesisir laut Kecamatan Tempilang akibat perkelahian warga sekitar camp yang berakhir dengan pembunuhan.*(Alif)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 1 =

Rekomendasi Berita