RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung UOB, Jalan M.H. Thamrin, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Aksi yang dimulai sejak sore hari tersebut diikuti sekitar 350 peserta dari berbagai kampus dan organisasi mahasiswa.
Massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Selain itu mereka juga menolak militerisme di ranah sipil, dan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui kesalahan pemerintah serta melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.
Aksi diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa dan organisasi, antara lain BEM UI beserta fakultas-fakultasnya, BEM UPN Veteran Jakarta, BEM IPB, BEM PNJ, BEM UNINDRA, UIN Jakarta, serta sejumlah organisasi dan kelompok mahasiswa lainnya. Dalam kegiatan tersebut, massa membawa bendera almamater sebagai alat peraga utama.
Sekitar pukul 15.30 WIB, massa tiba di depan Gedung UOB dan berupaya bergerak menuju kawasan Bundaran HI. Namun, langkah mereka tertahan setelah aparat gabungan TNI-Polri melakukan penyekatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi aksi.
Pada pukul 15.50 WIB, perwakilan mahasiswa dan aparat keamanan melakukan negosiasi guna mencari solusi terkait pergerakan massa.
Meski demikian, sekitar pukul 16.00 WIB situasi sempat memanas ketika sejumlah peserta aksi berusaha mendorong dan menerobos barikade aparat yang menghalangi akses menuju Bundaran HI.
Hingga laporan ini disusun, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan.
Situasi di lokasi terpantau dinamis, sementara petugas terus melakukan pendekatan persuasif guna menjaga kondusivitas serta mencegah terjadinya eskalasi yang dapat mengganggu ketertiban umum.[]














Comment