RADARINDONESIANEWS.COM, BEKASI —Ratusan Muslimah Padati Majelis Taklim di Bekasi, Serukan Ramadhan sebagai Momentum Perubahan
Ratusan Muslimah menghadiri majelis taklim menyambut bulan suci Ramadhan di Bekasi, Ahad (22/2/2026).
Kegiatan bertema “Ramadhan: Momentum Perubahan Hakiki” itu berlangsung khidmat dengan suasana reflektif.
Sejak pagi, peserta memenuhi ruangan acara. Mereka menyimak paparan materi yang menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum pembenahan diri sekaligus perbaikan sosial.
Narasumber Retno Eka Rianingrum A.P. menyoroti sejumlah krisis yang dinilai tengah melanda umat, mulai dari persoalan ekonomi hingga isu kemanusiaan. Menurut dia, berbagai persoalan tersebut tidak terlepas dari menjauhnya kehidupan masyarakat dari tuntunan syariat Islam secara menyeluruh.
“Ramadhan seharusnya menjadi titik balik. Bukan hanya peningkatan ibadah individual, tetapi juga kesadaran kolektif untuk kembali pada aturan Allah,” ujarnya dalam pemaparan.
Salah satu panitia, Eny Juni Anasri, A.Md., mengatakan Ramadhan tidak semata dimaknai sebagai aktivitas menahan lapar dan dahaga. Ia menyebut bulan suci sebagai madrasah ruhiyah yang membentuk karakter dan ketakwaan.
“Ramadhan bukan hanya ritual. Ia adalah madrasah ruhiyah yang mendidik kita kembali pada jati diri sebagai hamba Allah. Perubahan yang diharapkan adalah ketaatan secara kaffah terhadap syariat-Nya,” kata Eny.
Sesi tanya jawab berlangsung sekitar 40 menit. Sejumlah pertanyaan mengemuka, mulai dari persoalan fikih praktis dalam kehidupan sehari-hari hingga peran strategis Muslimah dalam mendidik generasi di tengah tantangan zaman.
Panitia menyampaikan apresiasi atas partisipasi peserta. Mereka menilai antusiasme jamaah menjadi penanda kuatnya kebutuhan masyarakat terhadap majelis ilmu, terutama menjelang Ramadhan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pembagian doorprize bagi peserta aktif. Panitia berharap majelis taklim tersebut menjadi penguat langkah dakwah dan pembinaan umat selama bulan Ramadhan.[]









Comment