RPP DPW SWI Jatim 2026–2031, Perkuat Konsolidasi dan Profesionalisme Organisasi

Daerah, Jatim8 Views

RADARINDONESIANEWS. COM, PASURUAN— Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Indonesia (SWI) Jawa Timur menggelar Rapat Pleno Pengurus (RPP) masa bakti 2026–2031 di Sentra UMKM Bang Kodir, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).

Rapat pleno tersebut menjadi momentum awal bagi jajaran pengurus untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan visi, sekaligus menyusun langkah strategis organisasi agar SWI DPW Jawa Timur semakin solid dan profesional dalam menjalankan perannya sebagai organisasi kewartawanan.

Sejumlah agenda dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari penguatan struktur kepengurusan, penyusunan program kerja, kaderisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), hingga pengembangan hubungan dengan berbagai lembaga.

Ketua DPW SWI Jawa Timur, Hadi Martono, SH, mengatakan rapat pleno tidak sekadar menjadi agenda administratif, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komitmen bersama seluruh pengurus.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh pengurus memiliki visi yang sama. Kita ingin SWI Jawa Timur menjadi organisasi yang solid, profesional dan mampu memberikan manfaat, baik bagi anggota maupun masyarakat,” ujar Hadi.

Hadi menambahkan, perkembangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kapasitas sekaligus menjaga profesionalitas. Karena itu, organisasi harus mampu menjadi ruang belajar dan pengembangan bagi para anggotanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPW SWI Jawa Timur, Anang Subowo, menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.

“Organisasi ini milik bersama. Karena itu, kekuatan SWI ada pada kebersamaan dan komunikasi antar-pengurus. Semua departemen harus bisa berjalan dan saling mendukung,” kata Anang.

Ia berharap kepengurusan periode 2026–2031 tidak hanya aktif menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga mampu melahirkan program-program nyata yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPW SWI Jawa Timur, Misdi, SH, MH. Ia menilai penguatan administrasi, koordinasi, serta pembagian tugas menjadi bagian penting agar organisasi dapat berjalan secara tertib dan efektif.

“Setiap departemen memiliki peran masing-masing. Kalau struktur dan koordinasi berjalan baik, program kerja juga akan lebih mudah dilaksanakan,” tutur Misdi.

Susunan Kepengurusan

Dalam struktur kepengurusan periode 2026–2031, Hadi Martono, SH, dipercaya sebagai Ketua DPW SWI Jawa Timur. Posisi Wakil Ketua I dijabat Supono, SH, sedangkan Wakil Ketua II dijabat Anang Subowo.

Untuk posisi sekretaris dipercayakan kepada Misdi, SH, MH, dengan Arco Adi Saputro sebagai Wakil Sekretaris. Sementara Bani Ismak dipercaya sebagai Bendahara dan Ahmad Holil, S.Ikom sebagai Wakil Bendahara.

Sejumlah departemen juga disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program organisasi. Departemen tersebut antara lain Kaderisasi dan Keanggotaan, Diklat dan Pengembangan SDM, Humas dan Antar-Lembaga, Hukum dan Advokasi, Media Massa, Sosial dan Ekonomi, Budaya dan Pariwisata, Pemberdayaan Perempuan, serta program NGOPI (Ngobrol Pintar dan Inspiratif).

Pada Departemen Kaderisasi dan Keanggotaan tercatat M. Muchlis, S.Sos, sedangkan Departemen Diklat dan Pengembangan SDM diisi Anil Rachman. Departemen Humas dan Antar-Lembaga dijabat Achmad Syaiful, Departemen Hukum dan Advokasi oleh Idrus, SH, serta Departemen Media Massa oleh Sutarna.

Sementara itu, Departemen Sosial dan Ekonomi dijabat Sri Handayani Cokro.

Dengan komposisi kepengurusan tersebut, SWI DPW Jawa Timur diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya wartawan, tetapi juga mampu menjadi ruang peningkatan kapasitas, penguatan jaringan, serta pengembangan kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Rapat pleno berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para pengurus tampak aktif berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai arah serta program organisasi ke depan.

Kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum bagi SWI Jawa Timur untuk tumbuh semakin solid, memperkuat kapasitas wartawan, memperluas kemitraan, dan meningkatkan kontribusi bagi masyarakat.[]

Comment