Sambut Lima Abad Jakarta, Pramono Anung Dorong Jazz Goes to Campus Digelar di Lima Wilayah

Metro16 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong penyelenggaraan festival musik Jazz Goes to Campus (JGTC) tahun depan diperluas ke lima wilayah kota administrasi Jakarta. Gagasan tersebut disampaikan saat menghadiri Kick-off The 49th Jazz Goes to Campus (JGTC) “The City Series” di Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).

Perluasan penyelenggaraan JGTC menjadi lima seri di lima wilayah itu disiapkan sebagai bagian dari rangkaian perayaan lima abad Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap momentum tersebut dapat menjadi hadiah budaya bagi seluruh masyarakat sekaligus memperluas akses warga terhadap kegiatan seni.

JGTC merupakan salah satu festival jazz tertua di Indonesia yang lahir dari kolaborasi akademisi, komunitas seni, pelaku industri musik, dan pemerintah. Selama hampir lima dekade, festival ini konsisten menjadi ruang ekspresi bagi musisi sekaligus bagian dari perkembangan ekosistem seni budaya nasional.

Pramono mengapresiasi seluruh pihak yang menjaga keberlangsungan JGTC hingga tetap menjadi salah satu agenda budaya bergengsi di Indonesia.

“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga keberlangsungan Jazz Goes to Campus selama hampir lima dekade. Festival ini membuktikan kolaborasi antara komunitas, pelaku seni, akademisi, dan pemerintah mampu melahirkan agenda budaya yang berkualitas dan terus dicintai masyarakat,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, penyelenggaraan The City Series di lima wilayah kota administrasi, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan, akan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menikmati pertunjukan seni.

Ia pun menantang penggagas JGTC, Candra Darusman, bersama panitia untuk merealisasikan konsep tersebut.

“Tahun depan Jakarta memasuki usia lima abad. Saya menantang Bung Candra Darusman dan teman-teman sekalian, apakah bersedia tahun depan series-nya dijadikan lima untuk tampil di seluruh wilayah Jakarta? Kami siap mendukung dan memfasilitasi kerja sama ini agar menjadi kado istimewa bagi seluruh warga Jakarta,” kata Pramono.

Pramono menegaskan, TIM memiliki posisi strategis sebagai pusat perkembangan seni dan budaya Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi seniman, musisi, dan kreator untuk menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.

Ia menilai kegiatan budaya berskala besar seperti JGTC tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Event seperti JGTC bukan hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisata, serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian Jakarta. Kami akan terus mendukung penyelenggaraan kegiatan budaya berkualitas dan berkelas internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyambut baik rencana menghadirkan JGTC di lima wilayah Jakarta. Menurutnya, konsep pelaksanaan akan dirancang oleh tim kreatif sebagai bagian dari kemeriahan perayaan lima abad Jakarta.

“Insyaallah, dalam rangka lima abad Jakarta tahun depan, kita merencanakan pelaksanaan Jazz Goes to Campus hadir di lima wilayah secara serentak. Mengenai konsepnya, apakah nanti kembali digelar di area kampus atau memanfaatkan ruang terbuka (open air), hal itu sedang didesain oleh tim kreatif kami,” tutur Rano.

Kick-off The 49th JGTC “The City Series” turut dihadiri jajaran Pemprov DKI Jakarta, Akademi Jakarta, insan musik nasional, serta sivitas akademika Universitas Indonesia.

Sejalan dengan transformasi Jakarta sebagai kota global, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat ruang publik dan ekosistem seni budaya sebagai bagian dari pembangunan kota, selain pengembangan infrastruktur dan transportasi.[]

Comment