Temui Korban Kebakaran Pasar Dwikora, Penrad Siagian Desak Pemko Siantar Percepat Pembangunan

Daerah, Kep. Nias23 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, PEMATANGSIANTAR – Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, mendatangi para pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pasar Dwikora Parluasan, Kota Pematangsiantar, Minggu pagi, (21/6/2026).

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu dilakukan untuk mendengar langsung keluhan para pedagang sekaligus menghimpun aspirasi terkait penanganan pascakebakaran.

Dalam dialog bersama para pedagang, Penrad meminta agar dilakukan pendataan menyeluruh terhadap para korban kebakaran.

Data tersebut, lanjutnya akan menjadi bahan yang dibawanya dalam pertemuan dengan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026.

Selain meminta pendataan, Penrad juga menyambut usulan para pedagang agar ada perwakilan yang dilibatkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Menurutnya, para pedagang perlu diberikan ruang untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan harapan mereka.

“Saya akan meminta agar proses penanganan dan pembangunan kembali fasilitas yang terdampak dapat dipercepat. Pedagang tidak mungkin berhenti mencari nafkah terlalu lama. Harus ada solusi yang segera diambil,” kata Penrad.

Ia menegaskan akan meminta pemerintah kota mempercepat proses pembangunan kembali fasilitas pasar yang terbakar.

Penrad juga memastikan akan terus mendampingi para pedagang hingga aktivitas ekonomi mereka kembali pulih.

“Saya sudah berkomunikasi dg Walikota agar dijadwalkan bertemu dengan bertemu dengan korban kebakaran di Parluasan ini. Saya juga akan meminta agar pembangunan ini segera dilakukan. Kalau ada yang menghalangi, saya akan berkoordinasi agar semuanya bisa kembali pulih,” ujarnya.

Penrad mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperjuangkan pemulihan Pasar Dwikora.

Ia meminta para pedagang melengkapi data yang diperlukan agar dapat disampaikan secara resmi kepada pemerintah daerah.

“Kita berjuang bersama, mari bekerja bersama. Karena itu, data-data para pedagang harus dilengkapi agar besok bisa disampaikan kepada Wali Kota Pematangsiantar,” katanya.

Menurut Penrad, selain menyampaikan kondisi pasar pascakebakaran, dirinya juga akan membuat surat resmi yang memuat berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi para pedagang.

Di sela kunjungan tersebut, seorang pedagang bernama Agi mengungkapkan bahwa beberapa pedagang berencana mulai membangun kembali kios mereka.

Ia juga meminta agar spanduk tanpa identitas yang terpasang di lokasi kebakaran segera diturunkan.

Tidak lama setelah keluhan itu disampaikan, personel Satpol PP yang berada di lokasi tampak berkoordinasi dan segera menurunkan spanduk tersebut.

Sementara itu, sejumlah pedagang lainnya memanfaatkan kedatangan Penrad untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Mulai dari kehilangan tempat usaha, kebutuhan lokasi sementara untuk berjualan, hingga harapan agar pembangunan kembali Pasar Dwikora dapat segera direalisasikan.

Penrad menegaskan bahwa para pedagang korban kebakaran harus menjadi prioritas untuk kembali menempati pasar setelah proses pembangunan selesai. Ia juga menyoroti kondisi tata kelola Pasar Dwikora yang selama ini dinilai semrawut.

“Semrawutnya pasar ini sangat berpotensi menciptakan korupsi dan permainan di dalam. Akses jalan di sini juga tertutup. Itu yang membuat mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke dalam saat kebakaran terjadi,” pungkas Pdt. Penrad Siagian.[]

Comment