RADARINDONESIA.NEWS.COM, BANJARBARU — Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kalimantan Selatan, menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-1 di ruang Studio Mini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarbaru, Sabtu (18/1/25).
Dalam muswil I tersebut Nurul Asmayani terpilih sebagai Ketua Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat Kalimantan Selatan masa bakti 2025-2030. Acara ini diikuti oleh 37 peserta secara luring dan 10 peserta melalu zoom meeting.
Nurul Asmayani, founder Komunitas Suluh Literasi sekaligus instruktur literasi nasional ini merupakan calon tunggal yang memenuhi persyaratan kandidat ketua sebagaimana yang ditetapkan panitia.
Dalam berkas yang diajukan, Nurul sapaan akrabnya sudah mengantongi rekomendasi pengurus daerah (PD) FTBM kabupaten / kota, lebih dari seperdua jumlah PD di Kalsel.
Sebagai ketua terpilih, Nurul berkomitmen akan memaksimalkan peran Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dalam memajukan literasi. Di bawah kepemimpinannya, Nurul berjanji akan mengakomodir dan mengadvokasi kepentingan TBM, dan diarahkan agar memiliki jejaring internasional.
“Saya telah menyusun program unggulan yang dapat dijalankan selama lima tahun mendatang. Satu tahun pertama kami terlebih dahulu akan melakukan pemetaan dan pendataan TBM, selain kami akan membuat pelatihan pengelolaan TBM. Kami juga akan membangun kemitraan strategis di tahun awal,” ujarnya.
Berbekal pengalaman sebagai aktivis, jebolan Komunitas Relawan Mengajar 2018, ia berjanji akan menjalankan amanah sebagai pengurus dengan semangat kekeluargaan.
“Kami akan akan sering turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan TBM” imbuhnya.
Baca Juga: ProgramTaman Baca D-5
Musyawarah Wilayah Pertama FTBM Kalsel ini juga dihadiri Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Armiyati Rasyid, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarbaru, Slamet Riyadi serta perwakilan pengurus FTBM Pusat melalui daring (zoom meeting).
Armiyati berharap dengan terbentuknya pengurus wilayah FTBM ini dapat memaksimalkan peran TBM dalam meningkatkan indeks literasi dan dan indeks pembangunan manusia di Kalimantan Selatan.
Balai Bahasa siap bermitra, apalagi tahun 2025 ini Balai Bahasa memiliki program pembinaan bagi komunitas literasi dan TBM di wilayah Kalimantan Selatan.
“Harapannya Forum TBM bisa menjadi wadah penggerak literasi yang inklusif dan mampu berkolaborasi dengan mitra strategis untuk memajukan literasi di Kalsel, ” pungkasnya.[]









Comment