by

Tujuh WNA Asal Tiongkok Illegal Ditangkap Polisi

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Direktorat Polairud Polda Nusa Tenggara Timur mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) diduga asal Tiongkok tanpa memiliki dokumen Imigrasi sah. Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie mengatakan, ketujuh WNA tersebut diserahkan Kantor Imigrasi Kelas I Kupang NTT.

“Benar kami telah menerima 7 WNA diduga asal Tiongkok, diserahkan oleh Polairud Polda NTT, dan mereka tak memiliki dokumen Imigrasi yang sah,” ujar Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie di Jakarta.

Ia menjelaskan penangkapan itu berlangsung Kamis dinihari sekitar 04.00 Wita. Awalnya diamankan sebuah perahu tanpa nama di perairan Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT. Perahu mengangkut tujuh WNA yang semuanya laki-laki. Tatkala ditemukan, perahu dalam keadaan habis bahan bakar minyak (BBM). Diperkirakan mereka dikembalikan pihak Australia karena memasuki wilayah negara itu tanpa dokumen yang sah.

“Petugas mendapatkan informasi dari warga Tablolong bahwa ada sejumlah orang yang mencurigakan naik kapal yang sedang lego jangkar di depan pantai wisata Tablolong. Petugas pun bergerak menuju lokasi kejadian di perairan pantai wisata Tablolong, dan berhasil mengamankan ketujuh WNA,” ungkapnya.

Adapun nama ketujuh WNA itu adalah Wu Zheng Yin, Fang Min, Chen Chunlin, Fu Zedong, Liangyi Hu, Yin Guoguang, dan Zheng Min. Ronny mencatat ketujuh WNA diduga asal Beijing itu tidak bisa berbahasa Inggeris.

Selain tujuh WNA Tiongkok, ada tiga anak buah kapal (ABK) asal Indonesia, yang diduga membantu mereka. Adapun ABK tersebut berhasil melarikan diri dengan cara berenang ke darat. “Ada dugaan keterlibatan WNI yang menjadi awak kapal pembawa para imigran gelap tersebut,” tutup Roni. Red/Bem/Net

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =

Rekomendasi Berita