Ulang Tahun ke-45 Merry Riana Dihadiri Tokoh Nasional

Motivasi776 Views

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Suasana hangat dan penuh inspirasi menyelimuti perayaan ulang tahun ke-45 Merry Riana, seorang motivator, pengusaha nasional, dan Staf Khusus di Kementerian RI, yang digelar di kawasan elit Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (29/6/25). malam. Lebih dari sekadar selebrasi pribadi, acara ini menjelma menjadi panggung refleksi perjuangan hidup dan semangat kontribusi bagi bangsa.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lintas sektor, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta jajaran pejabat negara lainnya.

Di antara yang hadir tercatat Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wamen Diktisaintek Stella Christie, Wamenag RI Romo Muhammad Syafi’i, Wamen PUPR Diana Kusumastuti, dan sejumlah anggota DPR RI seperti Dede Yusuf dan Dharma Pongrekun.

Malam perayaan pun menjadi momen istimewa ketika SBY dan AHY mempersembahkan lagu spesial sebagai kejutan untuk Merry. Dalam sambutannya, SBY menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi Merry Riana di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Miss Merry Riana adalah contoh nyata bagaimana semangat pantang menyerah bisa diwujudkan dalam kontribusi yang konkret. Pendidikan non-formal yang ia dorong lewat Merry Riana Education adalah bentuk investasi jangka panjang bagi kualitas bangsa,” ujar SBY.

SBY juga menyoroti rencana besar PT Merry Riana Education yang dalam waktu dekat akan melantai di Bursa Efek Indonesia. “Ini bukan hanya tonggak bisnis, tetapi wujud nyata kontribusi di bidang human capital development,” tambahnya.

Sementara itu, AHY yang datang bersama keluarga turut menyampaikan rasa kagum atas perjuangan Merry. Ia menilai energi positif yang disebarkan Merry Riana penting untuk terus digaungkan, terutama kepada generasi muda.

“Merry telah membuktikan bahwa dari kesulitan bisa lahir kekuatan. Saya harap kisah hidup beliau menjadi ‘virus positif’ yang menginspirasi banyak orang,” tutur AHY.

Dalam sesi refleksi, Merry Riana mengenang titik balik hidupnya di usia 18 tahun saat harus merantau ke Singapura dan menanggung utang ratusan juta demi pendidikan. Kisah tersebut bukan hanya menjadi latar, tetapi pondasi dari tekad dan mimpinya yang kini membuahkan hasil.

“Yang dulu saya anggap bencana, ternyata adalah awal dari rencana. Saya belajar bahwa dari titik nol sekalipun, kita bisa bangkit—selama punya alasan untuk berjuang,” ungkap Merry dengan mata berkaca-kaca.

Ia menegaskan bahwa fokusnya tetap pada pendidikan non-formal sebagai jalur membentuk karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup. Bagi Merry, perubahan besar lahir dari langkah kecil yang dimulai hari ini.

“Jangan tunggu sempurna baru bergerak. Mulailah dari yang bisa kamu lakukan. Semangat juang adalah fondasi masa depan,” tegasnya.

Perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bahwa perjuangan personal dapat menjadi kekuatan kolektif. Bahwa dari keberanian seorang anak muda menghadapi utang, lahirlah institusi yang kini mendidik ribuan generasi penerus bangsa.

Di usia ke-45, Merry Riana tidak hanya merayakan usia, tetapi menandai babak baru dalam misi hidupnya: menginspirasi, mengedukasi, dan menjembatani semangat kolaborasi Indonesia di mata dunia.[]

Comment