by

Walikota Genjot Pangkalpinang Jadi “Smart City”

Walkot Pangkalpinang usai MoU dengan Tower Bersama Group.
RADARINDONESIANEWS.COM, PANGKAL PINANG– Pemerintah Kota (Pemkot)
Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) menerapkan aplikasi
smart city dengan nama ‘Lapor Mang’ sebagai wadah bagi warga
menyampaikan keluh kesah. Setiap laporan warga akan langsung
ditindaklanjuti oleh SKPD terkait dan termonitor langsung oleh Wali
Kota.
Hal ini disampaikan Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah dalam
rillis yang diterima Beritabuana.co, Selasa (30/8) menjelaskan program
yang tengah diterapkan Pemkot Pangkalpinang.
Menurut Ireansyah, tidak hanya termonitor saja, tapi laporan hasil
kerja para SKPD dalam merespons aduan warga dari aplikasi ‘Lapor Mang’
ini juga akan dipublikasikan secara rutin di salah satu media lokal
setempat. Mereka akan meranking SKPD yang paling rajin hingga yang
paling lambat merespons aduan warga.
“Kita akan publikasi di masyarakat apa saja yang terjadi di Kota
Pangkalpinang. SKPD mana saja yang merespons cepat, akan diranking,”
katanya sambil menambahkan dengan adanya aplikasi ini, keluhan-keluhan
warga akan lebih mudah disampaikan dan segera direspons oleh SKPD
terkait. 

Pelanggaran-pelanggaran seperti pungli, tambah walikota
termuda di Indonesia itu juga dapat dicegah, karena keterbukaan
informasi semacam ini. “Ini dalam rangka percepatan Pangkalpinang
sebagai smart city,” katanya.
Irwansyah mengatakan, kerja sama ini baru direncanakan 4 hari yang
lalu. Kala itu pihaknya bertemu dengan Dirut PT Tower Bersama Group,
Budiono dan mendengarkan pemaparan singkat aplikasi ini. Pihaknya
langsung sepakat dan meminta segera dilakukan perjanjian kerja sama.
“Selang 4 hari kita langsung MoU ini. Pangkalpinang memang belum ada
apa-apanya dibanding kota-kota besar lain di Indonesia. Tapi poin
pentingnya, di mana ada niat, di situ ada jalan. Tidak perlu biaya
bermiliar-miliar, cukup gunakan peralatan yang ada,” katanya.
Aplikasi ini diakui Irwansyah, memang sangat menghemat anggaran.
Pusat momitoriang atau Command Center aplikasi ‘Lapor Mang’ diletakkan
di ruang kerjanya di gedung Pemkot.
Ia akan menugaskan SKPD dari kalangan Eselon III untuk berjaga dalam 2 shift di command center tersebut.
Segala hal yang berkaitan dengan pelayanan dan fasilitas publik yang
kurang memadai dapat langsung dilaporkan dengan cara difoto. Foto
tersebut kemudian diposting di aplikasi ‘Lapor Mang’ yang nantinya dapat
didownload dari ponsel setiap warga Pangkalpinang.
“Ini valid, tidak bisa dimanipulasi, karena fotonya harus realtime
dan sesuai lokasi. Misalnya dia mau mengadukan jalan yang rusak,
alamatnya harus sesuai, karena kami juga pakai GPS track,” kata
perwakilan dari Tower Bersama Group, Nia saat menjelaskan aplikasi
‘Lapor Mang’ di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jl Merdeka,
Pangkalpinang, Babel, beberapa waktu lalu.
Nia menjelaskan, warga yang melaporkan aduan juga harus berada di
lingkup Kota Pangkalpinang. Setelah ada laporan tersebut akan muncul
lampu peringatan berwarna merah.
Kemudian jika SKPD merespon laporan warga itu, lampu peringatan
berubah menjadi warna kuning. Setelah aduan selesai ditindaklanjuti akan
berubah menjadi warna hijau.
Melanjutkan keterangannya, Irwansyah menjelaskan bahwa keterlibatan
warga sangat penting demi efektifitas aplikasi ‘Lapor Mang’. Dengan
aplikasi ini, segala keluhan warga lebih mudah ditindaklanjuti.
“Termasuk jika ada oknum yang melakukan pungli, misalnya, juga dapat dilaporkan,” tambahnya lagi.
Aplikasi ini rencananya akan diluncurkan tepat di hari ulang tahun
Kota Pangkalpinang yakni 17 September mendatang. Saat ini sosialiasasi
masih dilakukan hingga ke tingkat RT RW.
“Kami belajar menuju smart city. Tidak ada kata terlambat, kita
jangan lihat Jakarta dan Surabaya saja yang besar, karena 5 Maret 2017
nanti kita sudah punya event Motocross dunia. Kita juga punya green
hospital. Apapun keluhan turis maupun warga bisa kami tangani,” terang
kepala daerah yang baru berusia 33 tahun ini. (Aldo/BB)

Comment

Rekomendasi Berita