Yayasan Taman Ilmu Harapan Gelar Simposium “Peran Strategis Pendidikan Karakter”

Berita1166 Views
Foto/widhy/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Bertempat Di Aula PGRI Kec. Parung Panjang, Kab Bogor, Yayasan Taman Ilmu Harapan bekerjasama dengan Direktorat Ormas Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian dalam negeri mengadakan kegiatan Simposium dengan tema “Peran Strategis Pendidikan Karakter Dalam Membangun Jati Diri Bangsa”,pada hari Sabtu,11 November 2017.

Menurut Nina Rahman, S.Pd selaku ketua Yayasan Taman Ilmu Harapan kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 130 Peserta yang melibatkan kepala sekolah SD dan SMP sekecamatan parung panjang, dan tokoh masyarakat di kec. Parung Panjang. Menurut Andi Purnamawaty Muchtar, M.Si Kepala seksi Pengawasan Orang Asing, Direktorat Ormas, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri sebagai pembicara utama mengatakan bahwa diharapkan melalui kegiatan simposium ini dapat menimbulkan semangat kebangsaan yang berkarakter atau memiliki ciri khas semangat rela berkorban dami kepentingan tanah air dan bangsa atau semangat patriotsme, dalam rangka mempersiapkan generasi emas 2045, pemerintah menguatkan karakter generasi muda agar memiliki keunggulan dalam persaingan global abad 21, melalui penguatan pendidikan karakter (PPK) pemerintah mendorong peningkatan literasi dasar, kompetensi berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaborasi generasi muda.

Hadir pada kesempatan itu juga narasumber dari Akademisi Universitas Negeri Jakarta Hj. Dr. Neti Karnati, MM, Doktor yang lulus dengan predikat cum laud di bidang pendidikan ini mengurai bahwa tujuan dari pendidikan adalah menciptakan insan Indonesia yang cerdas dan berkarakter kuat, antara lain selalu giat dan bersemangat dalam menjalankan tugas atau pekerjaannya, tidak mudah putus asa jika mendapatkan masalah baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupannya, teguh pendiriannya tidak gampang di pengaruhi, mampu bertahahan dalam situasi sulit seperti apapun dan mempunyai cara pandang yang maju atau tidak kolot. 


Selain itu hadir juga narasumber lainnya, Amsohi, Spd, MM Kabid Pemb. Paud/ PNFI Dinas Pendidkan Kab Bogor, dan Amin Yanto dari PGRI Kec. Parung panjang, serta H. Sujana Azhari, Kepala seksi Ormas dan Politik Kantor Kesbangpol Kab. Bogor.

Menutup simposium tersebut Nina Rahman, SPd berujar pendidikan karakter harus dilaksanakan disemua lini kehidupan, melalui teladan sikap para pemimpin, ulama, tokoh masyarakat dll sehingga membentuk jati diri bangsa Indonesia yang seutuhnya.(Widhy)

Comment