RADARINDONESIANEWS.COM, BEKASI – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan global, kolaborasi dunia industri dan pendidikan kian krusial. Sejalan dengan semangat itu, YORINDO Communication bersama Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) serta Asosiasi Pengusaha Komputer dan Elektronik Indonesia (APKOMINDO) menyelenggarakan Smart Education Solution Day di Hotel Aston Imperial Bekasi, baru-baru ini.
Kegiatan yang turut melibatkan APTISI Wilayah Bekasi dan BMPS Kota Bekasi ini menegaskan komitmen bersama untuk mendorong transformasi digital di sektor pendidikan. Acara ini sekaligus menjadi lanjutan dari inisiatif sebelumnya, yakni Business Meet-Up yang digelar YORINDO dan APTIKNAS di Bekasi, Juli 2025.
Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., atau akrab disapa Hoky, menekankan pentingnya adaptasi digital.
“Gelombang krisis ekonomi global mulai terasa dampaknya. Institusi pendidikan bukan hanya dituntut menjaga kualitas pengajaran, tetapi juga harus tetap relevan dan mampu bersaing,” ujarnya.
Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan keharusan untuk membangun daya saing nasional. “Dengan sumber daya manusia dan pasar yang besar, Indonesia memiliki modal kuat untuk membangun kedaulatan teknologi. Melalui kolaborasi strategis, kita bisa menciptakan solusi dalam negeri yang tak kalah bersaing,” kata Hoky.
Sekretaris Jenderal APKOMINDO, Puguh Kuswanto, menambahkan pihaknya tengah membentuk tim khusus untuk merumuskan peta jalan AI bersama pemerintah. “Langkah ini penting agar seluruh ekosistem, termasuk pendidikan, dapat tumbuh berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur YORINDO Communication, Yolanda Roring, menekankan peran AI tidak hanya sebagai alat bantu ajar, tetapi juga katalis transformasi kurikulum dan metode pembelajaran.
“AI memungkinkan pengalaman belajar lebih personal, sesuai kecepatan dan gaya belajar masing-masing siswa. Kolaborasi industri dan pendidikan adalah kunci mempersiapkan talenta masa depan,” katanya.
Acara ini menghadirkan sejumlah pakar yang membahas implementasi teknologi di dunia pendidikan. Topik yang diangkat antara lain: Infrastruktur IT di era digital (Yoki Mulyadi – NORDEEN), Lingkungan belajar imersif dan cerdas (Agung Pradana – ViewSonic), Integrasi sistem pendidikan yang aman (Rainer Francis – Tricode Inovasi Teknologi), Branding dan digital marketing bagi sekolah (Maulis Taufik Kosasih – APTIKNAS/Hexagon Karyatama), Monitoring energi listrik dan air (Agus Dedi Supriyadi – SmartPlus), Pentingnya maintenance jaringan (Yudy Efendi – Multi Solusindo), Strategi keamanan siber (Yuliasiane Sulistiyawati – VNCOOL/Gading Murni), dan Solusi infrastruktur hemat (Efisien Hermanto – Aster Mitrasolusi Teknologi).
Melalui Smart Education Solution Day, YORINDO, APTIKNAS, dan APKOMINDO berharap dapat mempererat kolaborasi antara penyedia teknologi dan institusi pendidikan.
“Bersama-sama, kita bisa membangun masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah dan inovatif,” tutup Hoky.[]














Comment