by

3 Award Dari Buruh Untuk AHOK

Said Iqbal, Keua KSPI.[Nicholas/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA
– Ribuan buruh akan kembali unjuk rasa di Balaikota DKI Jakarta kemudian Mahkamah
Agung. Isue yang diangkat masih seperti aksi sebelumnya, penolakan UMP DKI Jakarta tahun 2017
menjadi Rp 3,3 Juta sebagaimana yang ditanda-tangani Gubernur Ahok di
hari terakhir sebelum cuti, serta mendesak Mahkamah Agung untuk
mengabulkan gugatan buruh dengan membatalkan PP 78/2015. 
Oleh
karena itu, menurut Iqbal, buruh menyematkan tiga award untuk Ahok
yaitu, “Bapak Upah Murah”; “Bapak Tukang Gusur Rakyat Kecil”; dan “Bapak
Penista Agama.”
Said Iqbal menegaskan, KSPI
bersama serikat buruh lainnya, organisasi mahasiswa serta gerakan sosial
dan keagamaan yang anti Ahok akan mengorganisir aksi besar-besaran dan
pemogokan nasional maupun mogok daerah baik secara bersama-sama maupun KSPI sendiri untuk melawan upah murah dan PP No
78 Tahun 2015.
Presiden KSPI Said Iqbal menilai
terkait keputusan tersebut, Ahok adalah ‘pembohong’, karena sebelumnya
mengatakan melalui media kalau yang akan memutuskan UMP 2017 adalah Plt
Gubernur.
 
“Tapi kemudian justru menandatanganinya sendiri. Iqbal
berpandangan, ini bukti bahwa Ahok lebih berpihak pada pemodal dan anti
wong cilik. Sebagaimana yang tercermin dari sikap Ahok yang mendukung
reklamasi dan penggusuran,” demikian ungkap Said Iqbal melalui keterangan
pers, Selasa (1/11).
Dengan UMP DKI
Jakarta sebesar Rp 3,35 juta pada 2017, kehidupan buruh semakin
terhimpit. Hal ini disebabkan biaya sebulan untuk makan Rp 1,35
juta (makan sehari Rp 15 ribu x 3 x 30 hari), transportasi Rp 750 ribu,
sewa rumah Rp 800 ribu jadi total Rp 2,9 juta/bulan, sehingga sisa gaji
Rp 400 ribuan untuk biaya membeli baju, sepatu, pulsa, alat mandi, dan
sebagainya.
“Apa cukup hidup di Jakarta? belum
lagi buat biaya makan istri dan anak serta biaya sekolah dan jajan
anak?” sambung Iqbal.
Kemudian
Iqbal membandingkan dengan UMK Karawang sebesar Rp 3,3 juta dan Bekasi
sebesar Rp 3,2 juta, itu pun di tahun 2016. Tetapi di tahun 2017 UMP DKI
Jakarta sebagai ibukota dan barometer ekonomi RI hanya sebesar Rp 3,3
juta. Apalagi jika dibandingkan upah minimum tahun 2016 di Manila Rp 4,2
juta, Kualalumpur 3,7 juta, dan Bangkok Rp 3,9 juta, maka upah minimum
di DKI Jakarta semakin jauh tertinggal.
Sementara
itu secara terpisah, Presiden Asosiasi Pekerja (ASPEK) Indonesia Mirah
Sumirat yang juga merupakan Presidium Gerakan Buruh Jakarta ( GBJ)
mengatakan, pemerintahan Jokowi-JK telah mengajarkan pada rakyat
bagaimana caranya melakukan kesewenang-wenangan dalam berkuasa. 
“Abaikan
undang-undang yang masih berlaku, lalu mengeluarkan PP 78/2015 yang
nyata-nyata bertentangan dengan Undang-undang no. 13 tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan, termasuk menggunakan kekuasaan birokrasi di tingkat
pusat untuk menekan seluruh gubernur dan bupati/walikota seluruh
Indonesia untuk bersama-sama mengabaikan UU Ketenagakerjaan jelas
merupakan tindakan pemerintah yang arogan,” tegasnya.
Mirah
menerangkan, berdasarkan UU Ketenagakerjaan, khususnya Pasal 88 ayat
(4) menyatakan bahwa pemerintah menetapkan upah minimum berdasarkan
kebutuhan hidup layak dan dengan memperhatikan produktivitas dan
pertumbuhan ekonomi. 
“Kedudukan UU Ketenagakerjaan adalah lebih tinggi dan lebih kuat dibanding dengan PP 78/2015,” katanya.
Mirah
juga menyebutkan, PP 78/2015 yang dikeluarkan oleh Pemerintahan Jokowi
telah menghilangkan mekanisme penetapan UMP berdasarkan hasil survei KHL
sebagaimana yang telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Jika pemerintah
pusat dan daerah tetap memutuskan UMP 2017 berdasarkan PP 78/2015, maka
sesungguhnya pemerintah sedang melakukan pembangkangan konstitusional. 
Oleh
karena itu, menurut Mirah, Gerakan Buruh Jakarta tidak akan membahas
Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) sebelum pemerintah merevisi UMP
3.3 juta menjadi 3.8 juta. 
Bila pada hari
ini UMP DKI tidak direvisi, maka KSPI dan juga Elemen GBJ akan
menyiapkan Mogok Daerah pada 10 November 2016. Dipastikan para pekerja
di kawasan Industri  Pulogadung, Cakung, Sunter, Ancol, Marunda dan
kawasan lainnya akan mematikan mesin dan keluar dari pabrik pabrik.[Nicholas]

Comment

Rekomendasi Berita