by

326 ASN Lingkup Pemkab Nias Ikuti Orientasi, Berikut Harapan Wabup Nias

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Sebanyak 326 (tiga ratus dua puluh enam) orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Formasi Tahun 2021 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias ikuti orientasi pengenalan tugas tahap I (pertama) dan II (kedua), Senin (20/6), bertempat di ruang serbaguna Kantor Bupati Nias lantai 3 (tiga).

“Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah agar CPNS dan CPPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias memiliki wawasan dan pengetahuan tentang tugas, fungsi serta hak dan kewajiban sebagai Aparatur Sipil Negara, memahami nilai dasar, sikap dan perilaku ASN, melatih disiplin, tanggungjawab dan ketaatan terhadap segala peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Kepala BKPSDM, Efori Telaumbanua saat menyampaikan laporan.

Ia menambahkan, orientasi pengenalan tugas ini diselenggarakan dalam 2 (dua) tahap, yakni tahap I adalah orientasi pengenalan tugas secara klasikal dan dilaksanakan selama 2 (dua) hari kerja, tahap ke II adalah orientasi pengenalan tugas lapangan (magang) yang dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari kerja.

Adapun peserta orientasi pengenalan tugas ini berjumlah 326 (tiga ratus dua puluh enam) orang, dengan kategori sebagai berikut :

CPNS formasi tahun 2021 berjumlah 65 (enam puluh lima) orang.

CPPPK Guru tahap I tahun 2021 berjumlah 135 (seratus tiga puluh lima) orang.

CPPPK Guru tahap II tahun 2021 berjumlah 126 (seratus dua puluh enam) orang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nias Arota Lase mengucapkan selamat kepada seluruh peserta orientasi pengenalan tugas yang telah dinyatakan lulus seleksi penerimaan CPNS dan CPPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias.

“Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja merupakan bagian dari ASN sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, memiliki peran strategis sebagai perencana, pelaksana dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional,” jelas Arota.

“Untuk mendukung suksesnya agenda ini, sejak dini seorang ASN harus dibekali dengan wawasan dan pengetahuan akan nilai dasar, sikap dan perilaku yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tambahnya.

Orang nomor dua di Kabupaten Nias itu berharap, seluruh peserta dapat segera beradaptasi dengan dunia tugas yang baru selaku ASN yang mengemban fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Nias telah ditetapkan sebagai Laboratorium Sistem Merit Rintisan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara.

Pada kegiatan tersebut tampak Wakil Bupati Nias, Staf Ahli Bupati Nias, Narasumber (Pemateri) dan seluruh peserta orientasi pengenalan tugas.

Reporter : Albert

Comment