Temu Kangen 3D MTsN I Mampang Prapatan, Merawat Silaturahim di Tengah Gempuran Era Digital

Sosial3317 Views

 

“Jalan-jalan ke Tegal Parang, Mampir sebentar beli ketupat. Silaturahim kudu panjang, Biar hidup tetap sehat”

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Setelah lama tidak bersua, alumni kelas 3D MTsN 1 Jakarta angkatan 1984 menggelar temu kangen internal untuk menyambung kembali tali silaturahim yang sempat terpisah oleh waktu dan kesibukan masing-masing.

Acara berlangsung hangat dan penuh canda di kediaman Hamdani, kawasan Tegal Parang, Jakarta Selatan, Ahad (17/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi momen melepas rindu sekaligus mengenang berbagai kisah masa sekolah yang lucu dan penuh kenangan.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Muhammad, Winanto bersama istri, Romdhoni, Furqon, Marali, Soleh Satriono, Ilham, Hilaludin, Syarifudin dan Faizah dari kelas H.

Sementara beberapa rekan lain yang belum dapat hadir dimaklumi karena memiliki kegiatan keluarga dan keperluan lainnya. Muhammad, ketua kordinator, berharap pada pertemuan berikutnya seluruh sahabat lama dapat kembali berkumpul bersama.

Dalam suasana santai penuh keakraban, para alumni saling berbagi cerita masa lalu yang mengundang tawa. Kenangan masa sekolah yang sederhana justru menjadi “obat panjang umur” karena mampu menghadirkan kebahagiaan di tengah kesibukan masing masing.

Perkembangan zaman dan teknologi semakin maju berdampak terhadap hubungan sosial terutama pengaruh gadget dan permainan digital yang dinilai berdampak pada kehidupan masyarakat.

Kehadiran teknologi memang memudahkan komunikasi, namun di sisi lain membuat sebagian orang menjadi pribadi individualis yang lebih banyak duduk atau rebahan di kamar sambil bermain gawai, sehingga mengurangi pertemuan langsung dengan keluarga, saudara, maupun kawan lama.

Berangkat dari kegelisahan tersebut, Muhammad dan Winanto menggagas acara temu kangen ini sebagai upaya menjaga hubungan persaudaraan antaralumni kelas 3D angkatan 1984 agar tetap terjalin hangat meski usia terus bertambah.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati beberapa rencana ke depan:

1. Pertemuan selanjutnya yang masih bersifat tentatif akan diadakan di rumah Ilham.

2. Rencana pertemuan di tempat rekreasi bersama dengan mengajak pasangan masing-masing agar suasana kekeluargaan semakin erat.

3. Mencari dan menemukan kembali kawan-kawan satu kelas yang belum terdata.

4. Menyambangi sahabat yang sedang sakit sebagai bentuk kepedulian dan persaudaraan.

5. Bergabung dengan acara Forsilam dan kegiatan lain yang dileselenggarakan oleh panitia besar meliputi seluruh angkatan MTsN I Mampang Prapatan.

Atas nama rekan – rekan, Muhammad mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah yang juga Ketua RT, Hamdani dan istri yang telah menyediakan tempat dan hidangan yang luar biasa.

Silaturahim memang bukan sekadar ajang berkumpul biasa. Dalam pandangan agama, menjaga tali persaudaraan membawa keberkahan hidup dan memperpanjang umur dan keberkahan.

Sementara para ahli psikologi mengatakan hubungan sosial yang hangat dapat membantu menjaga kesehatan mental, mengurangi stres, dan meningkatkan rasa bahagia.

Psikolog sosial Susan Pinker menyebut bahwa hubungan sosial yang kuat berkontribusi besar terhadap kesehatan emosional dan kualitas hidup seseorang.

Pandangan serupa juga sejalan dengan pemikiran filsuf Yunani kuno Socrates yang menyebut manusia sebagai zoon politicon, yakni makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan interaksi dengan orang lain dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, di tengah derasnya arus digitalisasi, temu kangen dan silaturahim  menjadi pengingat penting bahwa manusia tetap membutuhkan kedekatan hati dan pertemuan nyata untuk menjaga kebahagiaan hidup.[]

Comment