Adhifatra Agussalim Luncurkan Buku Tata Kelola BUMD Modern Berbasis GCG dan Transformasi Digital

Aceh, Daerah18 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, LHOKSEUMAWE  – Praktisi tata kelola perusahaan dan konsultan manajemen Adhifatra Agussalim menerbitkan buku Model Tata Kelola BUMD Modern: Panduan Komprehensif Good Corporate Governance (GCG). Buku tersebut diterbitkan oleh Yayasan Putra Adi Dharma (YPAD) Yogyakarta dan diperkenalkan pada Kamis, 18 Juni 2026.

Buku itu telah memperoleh QRCBN Nomor 62-2040-8973-822 dan diterbitkan secara resmi oleh penerbit anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Atas terbitnya karya tersebut, Adhifatra menerima Sertifikat Penghargaan Nomor 026905/A-YPAD/06/2026 dari Yayasan Putra Adi Dharma pada 13 Juni 2026.

Dalam buku yang terdiri atas lebih dari 280 halaman tersebut, Adhifatra menawarkan model tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), Enterprise Risk Management (ERM), pengendalian internal, manajemen risiko, transformasi digital, serta penguatan budaya organisasi.

Menurut Adhifatra, tantangan BUMD saat ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keuntungan perusahaan, tetapi juga menciptakan organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan publik secara berkelanjutan.

“BUMD membutuhkan tata kelola yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menjawab tantangan era digital, meningkatkan daya saing, memperkuat manajemen risiko, dan membangun kepercayaan publik.

Buku ini saya susun sebagai panduan praktis sekaligus referensi strategis bagi seluruh pemangku kepentingan BUMD,” kata Adhifatra.

Buku tersebut membahas berbagai aspek tata kelola perusahaan, mulai dari konsep dasar GCG pada BUMD, peran dewan pengawas dan direksi, penerapan ERM berbasis COSO, sistem pengendalian intern, audit internal berbasis risiko, tata kelola digital (digital governance), penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance), pengembangan budaya organisasi, pengukuran Key Performance Indicator (KPI), hingga strategi peningkatan kinerja dan daya saing BUMD.

Adhifatra menyebut buku itu dirancang dengan pendekatan praktis melalui penyajian studi kasus, contoh implementasi, kerangka kerja, serta rekomendasi yang dapat diterapkan oleh perusahaan daerah.

Berpengalaman di Bidang Tata Kelola

Adhifatra dikenal sebagai profesional yang berkecimpung di bidang tata kelola perusahaan, audit internal, manajemen risiko, dan sistem pengendalian intern. Pengalamannya banyak terkait dengan pengembangan kinerja organisasi, khususnya pada sektor BUMD dan layanan publik.

Saat ini ia menjabat sebagai Chief Executive Officer PT Integra Sigma Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang konsultansi manajemen, audit, pelatihan profesional, pengembangan sumber daya manusia, dan implementasi tata kelola perusahaan.

Selain sebagai konsultan, Adhifatra juga aktif menjadi narasumber dalam berbagai pelatihan mengenai GCG, ERM, sistem pengendalian intern, audit berbasis risiko, serta penyusunan KPI bagi instansi pemerintah, BUMD, dan organisasi sektor publik.

Diharapkan Menjadi Referensi

Buku Model Tata Kelola BUMD Modern: Panduan Komprehensif Good Corporate Governance (GCG) diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, direksi dan dewan pengawas BUMD, auditor internal, akademisi, mahasiswa, konsultan, maupun praktisi tata kelola perusahaan.

Di tengah meningkatnya tuntutan transparansi, akuntabilitas, digitalisasi, dan pengelolaan risiko, buku tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam penguatan praktik tata kelola BUMD yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kinerja.

“Saya berharap buku ini dapat menjadi salah satu referensi strategis dalam membangun BUMD yang modern, berdaya saing, dan menerapkan Good Corporate Governance secara utuh sehingga mampu menjawab tantangan bisnis sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” imbuhnya.[]

Berita Terkait

Baca Juga

Comment