AKEN Luncurkan ISPE 2026, Perkuat Sinergi Transformasi Digital dan Ekonomi Hijau

Nasional387 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN) resmi meluncurkan Indonesia Sustainable Procurement Expo (ISPE) 2026 di Auditorium Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Dengan tema “Sinergi Ekonomi Hijau: Mendorong Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Pengadaan Pemerintah yang Efektif, Efisien, dan Kredibel”, ISPE 2026 diproyeksikan menjadi wadah strategis untuk memperkuat ekosistem pengadaan yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan.

Peluncuran ISPE 2026 ditandai dengan penandatanganan Piagam Komitmen Bersama antara AKEN, LKPP, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia (IFPI), serta Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS). Sejumlah asosiasi juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat transformasi digital di bidang pengadaan.

Kepala LKPP RI, Dr. H. Hendrar Prihadi, S.E., M.M., menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa memiliki peran sentral dalam pembangunan nasional.

“Pengadaan yang transparan dan berkelanjutan adalah fondasi ekonomi hijau Indonesia. LKPP mendukung penuh penyelenggaraan ISPE 2026, TechXCon 2026, dan IES 2026. Forum ini akan mendorong produk dalam negeri lebih luas digunakan, sekaligus memperkuat ekosistem pengadaan nasional,” ujar Hendrar.

Ketua Umum AKEN, Sutardi Huang, menambahkan, ISPE 2026 akan dikolaborasikan dengan Munas IFPI, Harja IFPI, IES 2026, dan TechXCon 2026.
“Kita ingin membangun momentum sinergi nasional demi menghadirkan sistem pengadaan yang kredibel, inklusif, dan berdaya saing. Tujuan besarnya adalah mempercepat transisi menuju ekonomi hijau di Indonesia,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal IFPI, Dr. Deby Sandra, S.Kom., M.M., menekankan pentingnya penguatan kompetensi anggota dalam forum organisasi. “Munas IFPI ke-3 dan Harja IFPI ke-10 menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus menyatukan langkah menuju pengadaan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., menilai kolaborasi lintas asosiasi akan mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam negeri.

“MoU ini langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital. Kami yakin sinergi ini mendukung pengadaan yang efisien dan transparan,” tuturnya.

Puncak ISPE 2026 dijadwalkan berlangsung pada 8–10 April 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Kegiatan akan mencakup pameran, seminar nasional, serta forum diskusi tematik. Program ini diharapkan menjadi katalis lahirnya kolaborasi nyata bagi agenda pembangunan hijau dan transformasi digital pengadaan pemerintah.

Acara peluncuran di Jakarta dihadiri lebih dari 150 peserta dari kalangan pejabat pemerintah, asosiasi profesi, hingga pelaku usaha lintas sektor. Turut hadir antara lain Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Dr. Ir. Resdiansyah, S.T., M.T., IPM; Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN, Marsekal Pertama TNI Chairul Akbar Hutasuhut, S.H., MSD; serta perwakilan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Dengan rangkaian program edukasi, pameran teknologi, serta jejaring lintas sektor, ISPE 2026 diyakini akan menjadi tonggak penting transformasi pengadaan berkelanjutan di Indonesia.[]

Comment