by

Aktivis Al-Quds, Khadijah Khuwais Serukan Siaga dan I’tikaf di Masjid Al-Aqsa Lawan Rencana Ektremis Yahudi

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, AL-QUDS —  Organisasi ekstrem Yahudi dibantu tentara penjajah Israel berencana menerobos masuk ke Al-Aqsa pada 28 Ramadhan.

Terkait hal itu, aktivis Al-Quds menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk turut ambil bagian dalam menjaga Masjid Al-Aqsa. Ini

Rencana imigran gelap Yahudi ini merupakan bagian dari upaya dan langkah yahudisasi Masjid Al-Aqsa yang Dengan sendirinya menjadi ancaman terhadap kiblat pertama umat Islam.
Melihat langkah Dan rencana ini, dua aktifis wanita Al-Quds menegaskan pentingnya bersiaga dan itikaf di Masjidil Aqsha, dan mengintensifkan kehadiran untuk menggagalkan aksi penggerudukan Yahudi pada 28 Ramadhan 1442 H.

Khadijah Khuwais, Salah seorang aktifis dan guru di Al-Quds menegaskan kewajiban menghadapi penggerudukan Yahudi pada 28 Ramadhan, dengan bersiaga dan itikaf, serta mengintensifkan kehadiran di Masjidil Aqsha Mubarak.

Khuwais mengatakan, slogan kita adalah “Jangan Biarkan Penggerudukan Yahudi Ke Al-Aqsha.”

Aktifis pembela Al-Aqsha ini menyerukan pentingnya kehadiran di Masjidil Aqsha pada saat terjadi penggerudukan.

“Jangan Biarkan Penggerudukan Yahudi Ke Al-Aqsha.”

Sementara aktifis lainnya, Hanadi Halawani menganggap hari ke 28 Ramadhan sangat dinanti, rencana serbuan dan penggerudukan Yhudi tak  boleh dibiarkan, menggagalkan rencana ini merupakan tugas setiap kita, ungkapnya.

Rencana penggerudukan tersebut lanjut Halawani, bukan semata penggerudukan, namun upaya Israel mengambil kendali dan menetapkan eksistensi dan merealisir rencana mereka terhadap Masjidil Aqsha.

“Para pendeta yahudi telah mengirimkan pesan provokasi kepada jamaah mereka untuk menggeruduk Al-Aqsha pada hari ke 28 Ramadhan, mereka menganggapnya sebagai hari yang menentukan dalam sejarah yahudisasi Al-Aqsha, dan membangun kuil yahudi.” Tegas aktivis Al-Quds ini.

Syekh Ikrimah Shabri, khatib Masjidil Aqsha, menyerukan kepada segenap kaum muslimin untuk tidak memutus Itikaf setelah malam lailatul Qadar, dan melanjutkannya sampai akhir bulan mulia ini.

Dari beberapa sumber sosmed, Radar Indonesia News mendapatkan beberapa video terkait dengan  peristiwa penyerangan tentara Yahudi terhadap jamaah tarawih dan ikrar masyarakat Muslim Palestina untuk mempertahankan Masjid Al-Aqsha dari serangan kaum Yahudi.[]

 

Comment

Rekomendasi Berita