RADARINDONESIANEWS.COM, SYDNEY — Australia dan Indonesia memimpin bersama ASEAN-Australia Forum ke-38 yang digelar di Sydney, Selasa, 13 Mei 2026. Pertemuan tersebut menegaskan kembali komitmen ASEAN dan Australia dalam memperkuat perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.
Forum yang mempertemukan para pejabat senior ASEAN dan Australia itu dipimpin oleh Pejabat Senior ASEAN dari Australia sekaligus Deputy Secretary Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Michelle Chan, bersama Pejabat Senior ASEAN Indonesia yang juga Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Ina H. Krisnamurthi.
Dalam forum tersebut, Timor-Leste untuk pertama kalinya berpartisipasi sebagai anggota penuh ASEAN.
Michelle Chan mengatakan, ASEAN-Australia Forum ke-38 berlangsung bertepatan dengan peringatan lima tahun kemitraan strategis komprehensif ASEAN dan Australia yang dibangun melalui kerja sama lebih dari lima dekade.
Menurut dia, Australia tetap konsisten mendukung sentralitas ASEAN serta peran organisasi regional tersebut dalam menghadapi berbagai tantangan kawasan.
“Dukungan Australia terhadap sentralitas ASEAN dan peran ASEAN dalam merespons tantangan regional tidak pernah goyah. Kemitraan ini terus diperdalam untuk mempromosikan aturan dan norma bersama, hubungan yang kokoh, serta kawasan Indo-Pasifik yang tangguh,” ujar Chan.
Sementara itu, Ina H. Krisnamurthi menilai forum tersebut mencerminkan komitmen bersama ASEAN dan Australia dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan kemakmuran ekonomi kawasan.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berkelanjutan Australia terhadap pembangunan Komunitas ASEAN dan penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif kedua pihak.
“ASEAN menghargai dukungan Australia terhadap Sentralitas ASEAN, pembangunan ASEAN Community, dan kemajuan lebih lanjut dari Kemitraan Strategis Komprehensif kita,” kata Ina.
Forum tersebut juga menjadi ruang refleksi atas luasnya kerja sama ASEAN dan Australia di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang semakin kompleks.
Para pejabat tinggi membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan perdagangan berbasis aturan, ketahanan rantai pasok, ketahanan pangan dan energi kawasan, serta implementasi Pernyataan Bersama Pemimpin ASEAN-Australia tentang Pencegahan Konflik dan Penanganan Krisis dalam Arsitektur Regional yang Dipimpin ASEAN.
ASEAN dan Australia menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas kawasan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui kemitraan yang erat dan berkelanjutan.[]











Comment