AWG Kecam Serangan Drone terhadap Armada Global Sumud Flotilla

Internasional451 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Aqsa Working Group (AWG) menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait serangan pesawat nirawak terhadap rombongan Global Sumud Flotilla (GSF) di perairan Tunisia, Selasa (9/9/2025). Armada kemanusiaan itu tengah berlayar menuju Jalur Gaza untuk menembus blokade Israel.

GSF merupakan misi internasional nonkekerasan yang membawa aktivis, tokoh, serta bantuan darurat kemanusiaan. Salah satu kapal utama, Family Boat berbendera Portugal, menjadi sasaran serangan. Kapal tersebut ditumpangi anggota komite pengarah GSF, termasuk aktivis lingkungan Greta Thunberg.

Ledakan menyebabkan kebakaran di dek utama dan ruang penyimpanan. Enam penumpang serta awak yang berada di kapal dinyatakan selamat. AWG menilai insiden ini sebagai bentuk teror yang disengaja terhadap misi kemanusiaan.

“Serangan ini jelas melanggar hukum internasional, hukum laut, dan prinsip kemanusiaan universal. Siapa pun di balik aksi tersebut adalah pendukung kejahatan genosida dan penjajahan Zionis Israel di Palestina,” demikian pernyataan resmi AWG, Rabu (10/9/2025).

AWG juga menegaskan serangan di perairan Tunisia itu mencederai kedaulatan negara setempat sekaligus menjadi penghinaan terhadap bangsa Arab. Organisasi ini menyatakan dukungan penuh kepada armada GSF yang tetap melanjutkan pelayaran meskipun mendapat intimidasi.

Lebih jauh, AWG menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta masyarakat internasional bertindak nyata. “Diam berarti bersekutu dengan kejahatan. Dunia harus memberikan sanksi tegas dan menghentikan kejahatan perang Zionis Israel,” tulis pernyataan tersebut.

Terkait keterlibatan warga Indonesia, AWG menyebutkan bahwa empat relawannya ikut serta dalam armada GSF melalui kapal lain. Organisasi itu mendesak pemerintah Indonesia untuk memastikan perlindungan bagi WNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Serangan ini tidak akan melemahkan semangat. Justru membuktikan betapa takutnya Zionis Israel terhadap solidaritas global yang semakin besar. Global Sumud Flotilla akan terus berlayar, dan AWG bersama rakyat Indonesia akan terus berdiri membela Palestina,” ujar AWG.[]

Berita Terkait

Baca Juga

Comment