Bekasi Berkebaya 2026, Merawat Warisan Budaya dan Menguatkan Ekonomi Umat

Bekasi, Budaya, Daerah519 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, BEKASI — Semangat melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa berpadu dengan upaya pemberdayaan ekonomi kreatif dalam ajang Bekasi Berkebaya 2026. Kegiatan yang digelar di Mall Pakuwon, Kota Bekasi, pada 10–22 Februari 2026 ini menghadirkan perayaan budaya yang inklusif dan sarat nilai kemanusiaan.

Acara tersebut dihadiri Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bekasi.

Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Herbert S.W. Panjaitan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Dzikron, Kepala Bidang Kreatif dan Daya Saing Produk Wuri Handayani, dan Ketua DWP Kota Bekasi Fitrotun Junaedi.
Bekasi Berkebaya tidak sekadar menampilkan keindahan busana tradisional.

Kegiatan ini juga menghadirkan fashion show anak-anak berkebutuhan khusus serta stan produk kreatif karya penyandang disabilitas. Kehadiran mereka menjadi pesan kuat tentang pentingnya kesetaraan dan penghargaan terhadap setiap potensi insan.

Wiwiek Hargono menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kebaya tetap hidup di tengah masyarakat modern.

“Kami ingin masyarakat semakin mencintai dan menggunakan kebaya dalam kehidupan sehari-hari. Di saat yang sama, para desainer dan pengrajin lokal perlu terus diberdayakan agar industri kreatif tumbuh dan memberi manfaat bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Menurut Wiwiek, keterlibatan anak-anak disabilitas di atas panggung menunjukkan bahwa ruang berkarya harus terbuka bagi siapa pun. “Mereka mengajarkan keberanian dan kepercayaan diri. Inilah makna inklusivitas yang sesungguhnya,” katanya.

Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan busana karya desainer lokal, fashion show dari Sekolah Talenta, peragaan busana Ketua Dekranasda, serta kolaborasi musik angklung dan kolintang oleh AIR Bhinaka dan Bapontar.

Melalui Bekasi Berkebaya 2026, Kota Bekasi berupaya merawat identitas budaya sekaligus memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Tradisi, kreativitas, dan semangat kebersamaan berpadu dalam satu perayaan yang memberi makna lebih dari sekadar peragaan busana.[]

Comment