by

Bupati Nias Ungkap Sosok dr. Martin Thomsen Saat Peresmian Gedung dan Nama Baru RSUD

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Nama RSUD Gunungsitoli yang berubah menjadi RSUD dr. M. Thomsen Nias berhasil mencuri perhatian publik.

Pasalnya, hingga saat ini masih ada masyarakat yang belum mengenal siapa dr. M. Thomsen.

Dalam penyampaian Bupati Nias, Drs. Sokhiatulo Laoli, MM pada acara peresmian gedung dan nama baru rumah sakit, Kamis (21/01), Ia mengulik sekilas sosok dr. M. Thomsen.

“RSUD Gunungsitoli telah berdiri sejak tahun 1963 atas prakarsa VEM, sebuah organisasi keagamaan yang berasal dari Jerman, bekerja sama dengan Gereja BNKP yang ada di Kabupaten Nias. RSUD ini dibangun pertama kali beralamat di Jalan Yos Sudarso Gunungsitoli dengan konstruksi bangunan dari kayu yang dikenal oleh masyarakat Nias sebagai rumah sakit lama. Pada saat itu rumah sakit ini dilayani oleh seorang dokter yaitu dr. Martin Thomsen dibantu oleh istrinya yang juga seorang dokter dan beberapa perawat yang merangkap melakukan semua tindakan medis yang dibutuhkan masyarakat,” ucapnya.

Seiring dengan berjalannya waktu, terlebih saat bencana gempa bumi melanda Kepulauan Nias tanggal 28 Maret 2005 yang lalu, RSUD Gunungsitoli yang saat ini beralamat di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo telah mengalami perubahan dan perkembangan yang pesat, baik dari sisi sarana maupun sumber daya manusia.

“Pada perkembangannya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menetapkan RSUD Gunungsitoli sebagai rumah sakit regional se-Kepulauan Nias dan hingga saat ini kita meresmikan gedung sekaligus pergantian nama RSUD Gunungsitoli menjadi RSUD dr. Martin Thomsen Nias,” terang orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Nias itu.

Reporter : Albert

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + one =

Rekomendasi Berita