by

Gelar Syukuran Ferari Adakan Pengajian Bersama Anak Yatim

Ferari saat gelar syukuran bersama anak Yatim

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Organisasi Ferari mengadakan pengajian dan sykuran bersama anak yatim piatu dijakarta. Pada saat acara tersebut dihadiri Ketua umum dan Sekjen Ferari, serta tamu undangan Irjen pol Kamil Rajak, serta beberapa tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. 

Dalam kesempatan itu Ponadi. SH selaku Advokat Ferari mengatakan, acara syukuran diselenggarakan sebagai rasa syukur kepada yang Mahakuasa serta berbagi bersama anak-anak yatim. Ponadi menambahkan,  Ferari ini belum lama berdiri dan berani bersaing dengan organisasi lainnya.
Ferari tambah Ponadi, ingin membantu pemerintah dalam hal penegakkan hukum supaya konstruksi 4 Pilar penegak hukum tidak ada yang cacat dengan harapaan agar Ferrari menjadi pemicu bagi advokat atau penasehat hukum yang lain agar mencontohnya dalam pelaksanaan penegakkan hukum, agar kedepannya tidak ada penasehat hukum yang ditangkap oleh penegak hukum, Kalau penasehat hukum sampai ditangkap berarti penasehat hukum tersebut telah melanggar hukum.
“Advokat Ferari siap mendukung untuk penegakkan hukum sebagai salah satu pilar dari 4 pilar yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, Advokad atau penasehat hukum ” Tegas Ponadi.
Ketua umum Ferari Dr. (YURIS). DR (MP). H. Teguh Samudera, SH, MH Saat ditemui awak media mengatakan, Ferrari adalah organisasi advokasi termuda di Indonesia karana baru berdiri tanggal 10 November 2017, Ferari dibentuk karena banyak sekali aduan dari rekan rekan advokat yang merasa dirinya sudah membesarkan organisasi advokat yang sudah ada tapi kepetingannya dimarjinalkan oleh pengurus organisasi, tidak diperhatikan atau disepelekan.

Contoh; dalam kegiatan organisasi tidak diajak, dalam mengurus KTA lama sekali, sedangkan uang sudah diberikan tapi KTA sudah 4 bulan tidak jadi. Semula kita carikan solusi tetapi terjadi problema, pada saat datang menemui pengurus tidak bisa. Advokat tersebut akhirnya banyak yang mengeluh dan mengadu hal yang serupa dan seolah olah menjadi satu kesatuan bukan bersama karena organisasi itu keseluruhan bukan milik individu atau “saya”.

Dengan dasar itulah kami membentuk Ferari yaitu Federasi Advokat Republik Indonesia, karena kami tidak memerlukan uang dan tidak perlu memungut uang dari anggota kecuali anggota tersebut meminta atau membuat KTA dengan syarat berita acara sumpah diangkat sebagai advokat serta membayar administrasi pembuatan KTA dan silahkan ke percetakaan sendiri sehari selesai.
Advokat adalah saudara kita, keluarga kita, rekan sejawat kita, karena di dalam Ferari ini kita juga membina para anggota advokat tersebut sesuai hati nurani dalam penegakkan kebenaran dan keadilan. Karena Indonesia adalah Negara Hukum, Ferari mensupport itu dengan penegakkan hukum yang adil dan bertanggung jawab sesuai dengan hati nurani. Ferari mewujudkan kebhinekaan ,dan persatuan dalam NKRI. Kita tidak boleh mendiskriminasikan satu sama lainnya karena beda agama, beda suku, beda latar belakang, beda kepangkatan, beda sosial.  FERARI tidak membedakannya kita perlakukan sama yang membedakan hanya ketakwaannya kepada Tuhan yang Maha Esa saja. Ferari baru berdiri berapa bulan sudah banyak terbentuk DPD dan diakan kembangkan di seluruh provinsi yang ada di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
Dalam teori organisasi kita tidak bisa berjalan sendiri karena teman-teman dan Anggota patut dihargai sekalipun di biro-biro yang berada didesa terpencil, dengam rasa kepercayaan dan kebersaman serta keikhlasan inilah membuat kita semakin erat dalam mengamalkan ilmu yang kita miliki, marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan.
DPP FERARI tidak perlu memungut iuran dari para anggota karena DPP sudah memilki gedung sendiri dan 4 unitmobil kendaraan operational serta mess/penginapan. FERARI tidak akan memunggut bayaran apabila fasilitas tersebut digunakan oleh anggotanya.
Mahkamah Konstitusi akan memberikan bimbingan teknis kepada para anggota Ferari pada bulan April mendatang.
Di dalam Ferari sailing berbagi ilmu untuk para anggota yang berada di daerah daerah serta rekan advokasi daerah mengerjakan pekerjaannya secara pofesional walau pun pekerjaanya berasal dari pusat sehingga orang pusat tidak perlu datang ke daerah tersebut.
Tujuan didirikannya FERARI yaitu
1. Menegakkan hukum kebenaran dan keadilan serta meningkatkan kualitas profesi advokad, meningkatkan kesadaran hukum dan memperdayakan anggota masyarakat dalam pemerintahan.
2. Menegakkan hak-hak asasi manusia berdasarkan pancasila dan UUD45.
3. Menumbuhkan rasa setia kawan antara advokad.
4. Membela dan memperjuangkan haknya para advokad dalam
menjalankan tugasnya
5. Turut aktif dalam pembangunan kepentingan hukum nasional
6. Menegakan kekebalan advokad dalam menjalankan profesi.
7. Meningkatkan integritas moral dan profesional advokad profesi terhormat.

Ketua umum berharap agar para anggota serta pengurus FERARI memahami semuanya untuk maju bersama dan kita berdoa agar cita cita tercapai.
FERARI juga mempunyai LHB Lembaga Bantuan Hukum untuk membantu masyarakat yang kurang mampu secara gratis (tidak dipunggut biaya), tetapi bagi masyarakat yang mempunyai ekonomi lumayan bisa memilih rekan-rekan di FERARI sesuai keinginannya tegas ketua umum.[Monty]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − thirteen =

Rekomendasi Berita