Gubernur Dedi Mulyadi: Memuliakan Guru Adalah Memuliakan Masa Depan Bangsa

Nasional388 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, BOGOR  — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memuliakan guru melalui langkah konkret, bukan sekadar slogan.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan yang diwakili staf ahli gubernur pada pembukaan Rapat Kerja Nasional I Ikatan Guru Indonesia 2026 di Kabupaten Bogor, Jumat (17/4/2026).

Mengusung tema “Bergerak Bersama, Berkarya Nyata, Memuliakan Guru”, Dedi menyebutnya sebagai panggilan nurani di tengah arus transformasi digital. Ia menilai tantangan pendidikan kian kompleks, sehingga guru dituntut adaptif terhadap kecerdasan buatan dan teknologi pendidikan tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

“Pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter. Guru tetap menjadi pusat pembelajaran yang membentuk manusia seutuhnya,” ujarnya.

Ia mengutip data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tahun ajaran 2025/2026 yang mencatat pemanfaatan platform pembelajaran digital telah mencapai 85 persen.

Namun, menurutnya, capaian tersebut masih sebatas pada aspek infrastruktur dan distribusi perangkat, belum sepenuhnya mencerminkan kualitas penggunaan dalam proses belajar mengajar.

“Pekerjaan rumah besar kita adalah pemerataan kompetensi guru, terutama di daerah tertinggal,” kata Dedi merujuk data Data Pokok Pendidikan 2025.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong integrasi nilai karakter lokal melalui filosofi Panca Waluya, agar kemajuan teknologi tetap berakar pada budaya.

Dalam kesempatan itu, Dedi menitipkan tiga harapan kepada Ikatan Guru Indonesia. Pertama, konsolidasi organisasi yang solid dengan program kerja yang berdampak langsung pada guru di tingkat sekolah. Kedua, penguatan inovasi pembelajaran melalui pertukaran praktik baik global. Ketiga, lahirnya rekomendasi strategis dari hasil Rakernas yang dapat menjadi bahan pertimbangan kebijakan di tingkat daerah maupun nasional.

Ia menilai organisasi profesi seperti Ikatan Guru Indonesia merupakan mitra strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, daerah dengan organisasi guru yang aktif cenderung memiliki performa pendidikan yang lebih stabil.

“Jawa Barat adalah rumah inovasi. Kami mendukung penuh Rakernas ini sebagai energi positif bagi peningkatan mutu pendidikan nasional,” ujarnya.

Rakernas I IGI 2026–2031 di Kabupaten Bogor dihadiri pengurus pusat, wilayah, dan daerah IGI dari seluruh Indonesia, serta perwakilan kementerian, akademisi, dan mitra pendidikan.[]

Comment