Gubernur Kepri Luncurkan Program Strategis: Dekatkan Pemimpin dan Masyarakat dengan Kebijakan Inklusif – Progresif

Batam, Daerah71 Views

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, BATAM — Batam – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, memperkenalkan program kerja strategis kepada masyarakat setempat.

Kali ini, dia melakukan silaturahmi dengan mereka yang tinggal di Kavling Madani Tiban 1 dan Tiban Palem di Kota Batam, Sabtu (29/6/2024).

Ikut dalam rombongan, Anggota DPRD Kepri terpilih, Zainal Abidin, Tim Percepatan Pembangunan Kepri, Pejabat Fungsional Utama, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri juga bergabung dengan rombongan Ansar.

Masyarakat menyambut kedatangan Ansar dan rombongan dengan hangat dan antusias. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sholawat Busyro.

Saat bertatap muka dengan masyarakat, Ansar menyampaikan rasa bahagia dan berterima kasih kepada mereka yang hadir.

“Silaturahmi seperti ini harus sering kita lakukan agar tidak ada jarak antara pemimpin dan masyarakatnya, karena masyarakat Kepri ini terdiri dari berbagai latar belakang ras, agama, dan budaya. Salah satu sarana untuk mendengarkan masukan dan keluhan dari masyarakat juga dilakukan melalui kegiatan ini,” kata Ansar.

Ansar kemudian menjelaskan banyak program yang sudah dan akan dilakukan oleh Pemprov Kepri di berbagai bidang. Pada bidang pendidikan, mulai tahun ajaran baru ini, Pemprov Kepri akan memberikan bantuan berupa seragam sekolah dan SPP gratis bagi siswa-siswi yang bersekolah di sekolah naungan Pemprov Kepri.

Bantuan beasiswa juga disiapkan untuk anak-anak Kepri yang sedang menempuh pendidikan D3 dan S1, serta S2 dan S3 untuk para guru yang telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Negeri Padang (UNP).

“Berkaitan dengan pendidikan, guru memainkan peran penting dalam membimbing anak-anak kita sehingga mereka dapat menjadikan Kepri sebagai daerah yang lebih maju di masa depan. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk membebaskan biaya SPP agar tidak ada anak yang tidak dapat mengikuti ujian atau tidak mendapatkan ijazah karena belum membayar SPP. Kami juga mengharapkan para orang tua dapat membimbing dan mengawasi anak-anak mereka di rumah,” ujarnya.

Di bidang kesehatan, Pemprov Kepri telah berhasil membangun Rumah Singgah di Kota Batam dan Jakarta, yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat Kepri yang membutuhkan. Selain itu, pembangunan Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) di Tanjung Uban, Kabupaten Bintan serta fasilitas pemasangan Ring Jantung dan Bedah Jantung di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri di Kota Tanjungpinang juga tengah dikerjakan.

“Ini merupakan salasatu bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap kesehatan masyarakat, baik secara jasmani maupun mental. Kami juga mengirimkan ustadz ke pulau-pulau di seluruh Kepri untuk membantu penguatan mental masyarakat,” jelasnya.

Pengobatan masyarakat yang tidak tercakup dalam BPJS juga ditawarkan melalui bantuan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) senilai Rp7 miliar.

Untuk bidang ekonomi, Pemprov Kepri memberi bantuan pinjaman senilai Rp40 juta dengan bunga 0% untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kepri. Program ini merupakan hasil kerjasama Pemprov Kepri dengan Bank Riau-Kepri Syariah yang telah berjalan sejak tahun 2021 dan akan diteruskan hingga 2024.

“Tujuan kami dengan bantuan ini adalah untuk mendorong UMKM Kepri agar dapat naik kelas,” tambahnya.

Program lainnya adalah Kepri Terang, yaitu program pengadaan pasokan listrik bagi masyarakat di pulau-pulau terluar, bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk 46.000 nelayan yang ditanggung Pemprov Kepri, pembangunan Pelabuhan Roro dan penambahan Kapal Roro Nusantara 1 dan Nusantara 3, serta pembangunan terpanjang di Indonesia, yakni Jembatan Batam-Bintan yang kini masuk dalam tahap pengecekan kondisi tanah.

“Semua program ini dikerjakan oleh pemerintah provinsi untuk masyarakat Kepri karena sejatinya pemimpin itu adalah pelayan bagi masyarakatnya. Saya berharap program-program ini dapat diketahui, dirasakan, dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kepri,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua RW 08 Tiban Palem, Yusriansyah, juga turut menyampaikan rasa syukurnya karena dapat bertemu dengan Ansar.

“Alhamdulillah, kami merasa bersyukur karena dari sekian banyak RW yang ada di Kepri, RW kami terpilih untuk dikunjungi oleh bapak gubernur untuk melaksanakan silaturahmi,” ujar Yusriansyah.

Ansar juga memberikan bantuan pribadi kepada ibu-ibu Majlis Ta’lim di kedua tempat sebesar Rp6 juta dan akan memberikan bantuan hibah untuk revitalisasi fasilitas umum (fasum) pada tahun 2025.[]

Comment