Hasil Survey INES: Syamsuar Kandidat Paling Diterima Bakal Calon Gubernur Riau 2018

Berita1334 Views
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pelaksanaan pesta demokrasi yang dilakukan di Propinsi Riau tak lepas dari marketing politik, kandidat yang akan tampil dalam Pemilihan Kepala Daerah Propinsi Riau tahun 2018  (pilkada) diharapkan mampu memperoleh simpati masyarakat, sejalan itu Indonesia Network Election Survei (INES) melakukan survey responden “ Survei Elektabilitas Tokoh Riau untuk Calon Bakal Gubernur Riau 2018-2023 “ dimulai 5 Juli sampai  15 Juli 2017, Hasilnya menemukan warga Riau merasa kondisi ekonomi rumah tangganya dalam lima tahun terakhir yang menyatakan ada perubahan perbaikan sebanyak 27,3%, sedangkan mengatakan keadaan ekonomi tetap  selama kepemimpinan Gubernur saat ini  7,9% dan yang mengatakan lebih buruk sebanyak 64,8% dari sejumlah 1.984 responden. Artinya selama lima tahun terakhir kepemimpinan Gubernur Petahana Riau saat ini tidak berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau, demikian ungkap Direktur Eksekutive INES, Sutisna menyampaikan keterangan pers singkatnya jelaskan survey sementara INES. Selasa (25/7)

Rekapitulasi Daftar Demilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 yang terdapat 4.208.306 pemilih tetap di propinsi Riau, berada di 12 kabupaten/Kota, dari 145 Kecamatan Propinsi Riau dengan sampel 1984, kemudian responden dengan tingkat kepercayaan/ confidence level sebesar 95 %, margin error +/- 2.2%. Sampel berasal dari 135 kecamatan di seluruh Kab/kota di  Propinsi Riau, tempat lokasi rumah tangga. Dari satu rumah tangga diambil 1 anggota keluarga secara acak tiap TPS yang memenuhi syarat calon pemilih, berumur minimal 17 tahun.

Survey yang dilaksanakan Indonesia Network Election Survei (INES) menunjukan 60,90  % dari 1984 responden menilai bahwa kinerja gubenur petahana dalam hal pembangunan fasilitas pendidikan tidaklah ada bedanya dengan pemerintahan sebelumnya, hanya sebatas misi pada saat kampanye saja agar memperoleh banyak suara tanpa ada aktualisasi.

Responden melihat selama 5 tahun menjadi pemimpin Riau, tidak ada perubahan pada wajah pendidikan Riau, misalnya tidak adanya renovasi gedung sekolah yang telah rusak, ataupun pembangunan gedung sekolah yang baru serta kurangnya tenaga pengajar /guru. Akibatnya terjadi  ketimpangan kualitas pendidikan itu akan tetap jauh antara kecamatan terpencil dengan kecamatan di daerah perkotaan.

“Keadaan fasilitas sarana dan prasaran infrakstruktur dan transportasi di propinsi Riau sangat buruk. Terekam jawaban 60,7 % masyarakat berpendapat keadaan fasilitas sarana dan prasaran infrakstruktur dan transportasi di Riau sudah baik, sedangkan yang mengatakan tetap atau tidak ada perubahan hanyalah 15,8 % dan yang mengatakan baik hanya 23,8 %, Diakibatkan banyak APBD yang bocor  alias di korupsi dan Kurang maksimalnya penyerapan anggaran dalam Program Peningkatan Sarana dan Prasarana infrastruktur dan transportasi,” papar Sutisna.

Gubernur Riau mendatang dirasa perlu melakukan pengembangan dan peningkatan prasarana transportasi tersedianya Master Plan Transportasi, Rencana Umum Jaringan Transportasi Jalan (RUJTJ), dan Tataran Transportasi yang bersifat lokal.

Sedangkan, survei INES menelisik dari kategori kecenderungan tingkat popularitas Bakal Calon Gubernur Riau, tingkat popularitas hanya tokoh yang memiliki tingkat pengenalan masyarakat Riau diatas 80%, tertinggi Ahmad mantan Bupati Rohul dua periode dan pernah mencalonkan diri sebagai Cagub Riau dengan Tingkat Popularitas 85,3%

Lalu selanjutnya, Arsyadjuliandi Rachman Gubernur Petahana 81,4%,Syamsuar Bupati Kab Siak 81,2%, Firdaus walikota Pekanbaru 80,4%, kemudian Instiawati Ayus anggota DPD RI dari Riau 78,2%, HM Haris Bupati Kab Pelalawan 60,3%, Septina Primawati Ketua DPRD Prov Riau dan  Istri Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal  60,1% danLukman Edy Anggota DPR RI  PKB 51,2%.

Sementara Itu, tokoh lainnya menurut hasil survei INES, seperti Yopi Arianto Bupati Indragiri Hulu, H Sukarmis Mantan bupati Kuansing, Indra M Adnan mantan Bupati Inhil dua periode, Irwan Nasir Bupati kepulauan Meranti memiliki tingkat popularitas dibawah 50%, Akan tetapi perlu dicatat tingkat popularitas yang tinggi merupakan modal awal bagi tokoh untuk bisa menjadi pilihan masyarakat sebab saat ini diketahui bahwa publik Riau  paling banyak menerima informasi seputar kandidat melalui poster, baliho dan alat iklan kampanye lainnya,Medsos dan media massa cetak dan online

Menurut tingkat Elektabilitas para tokoh dalam jawaban para responden, “secara Top Of Mind“ dari ke 12 tokoh diatas bila diadakan pemilihan Gubernur hari ini maka Jawaban Responden, hasilnya menurut survey Indonesia Network Election Survei (INES) adalah Syamsuar Bupati Siak dipilih 21,3% Masyarakat Riau ,Firdaus 11,4%, HM .Haris 9,9% ,Septina Primawati 8,2%, Achmad  11,2%, Lukman Edy 6,2% dan Gubenur Petahana Riau Arsyadjuliandi Rachman 8,3%, Indra Muchklis 5,6 %,Istiawati ayus 2,3%, Yopi Arianto 3,2%, Sukarmis 2,3%, Irwan Nasir 2,4% dan tidak menjawab sebanyak 9,5%.

Disamping itu, Menurut kategori kapabilitas para tokoh untuk memimpin provinsi Riau dalam jawaban responden ditemukan bahwa Syamsuar dinilai oleh 84,5 persen responden yang mewakili masyarakat Riau Memiliki kemampuan untuk memimpin Riau Sementata Firdaus dinilai oleh 78,5 persen Responden memiliki kemampuan untuk memimpin Riau,dan HM Haris 78,2 persen, Achmad 74,5 sementara Petahana Gubenur Riau dinilai memilki kemampuan memipi . 68,5 persen oleh masyarakat Riau Dan Lukman Edy 66,7 persen dan Septina 66,5 persen ,Indra Muchklis 56,4 persen sedangkan tokoh lainnya dinilai memiliki tingkat capabilitas dibawah 50 persen.

Kemudian, dari kategori Penerimaan (akseptabilitas) masyarakat terhadap Calon Gubernur Riau, berdasarkan hasil penelusuran Survei INES menemukan dari semua tokoh yang disurvei, mendapatkan opini dari 1984 masyarakat mewakili 4.208.306 pemilih di Riau. Jawaban masyarakat terkait penerimaan masyarakat terhadap para tokoh, maka Bupati Siak Syamsuar adalah tokoh yang paling diterima oleh masyarakat Riau dengan mencapai 84,2%, lalu disusul Septina 81,6%, Firdaus 81,5 %,A chmad 78,7%, HM Harris 75,3%, Arsyadjuliandi Rachman 72,3%, Lukman Edy 60,2%, sementara beberapa tokoh lainnya dibawah 50 persen tingkat akseptabilitas oleh masyarakat Riau.

“Dari survei tergambar kalau masyarakat Riau sangat menginginkan sosok Gubernur yang bisa mengatasi masalah ekonomi keluarga mereka. Syamsuar menjadi Tokoh yang sangat diinginkan dan dipilih untuk memimpin Riau, Sementara walaupun dari semua tokoh belum Ada yang memiliki Elektabilitas lebih dari 25 %,” jelasnya.[Nicholas]

Comment