by

Herman Hery: Pelaku Pengroyokan Ronny Itu Adik Saya

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Herman Hery mengatakan bahwa pelaku pengeroyokan Ronny K Yuliarto adalah adiknya, bukan dirinya. Peristiwa sebenarnya yang terjadi pada saat itu adalah perkelahian satu lawan satu.
Tidak seperti yang dilaporkan oleh korban, pelaku pengeroyokan Ronny bukanlah Herman Hery. Hal ini dinyatakan sendiri oleh anggota komisi III DPR RI seperti yang dilancir Sasklik.com dalam pesan singkat elektronik.
“Pelaku pengeroyokan Ronny itu bukan saya, adik saya. Kebetulan mirip. Menurut adik bukan di keroyok, tetapi perkelahian satu lawan satu. Adik bukan pejabat, gak pernah ada ajudan atau pengawal.”jelasnya.
Herman Hery melanjutkan bahwa mobil yang digunakan pelaku juga bukan mobil miliknya, tetapi mobil adiknya. Dirinya merasa bingung karena kejadian itu menurutnya sudah lama, mengapa baru diributkan sekarang. Lebih heran lagi karena yang dituduh sebagai pelaku adalah dirinya.
Kepastian pemilik kendaran tersebut diperoleh dari Direktur Registrsi Identifikasi Korp Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal Halim Paggara. Dikatakan bahwa mobil Rolls-Royce Phantom B 88 NTT yang dipakai oleh terlapor pengeroyokan adalah milik perusahaan swasta. Mobil tersebut milik perusahaan atas nama PT Satria Mega Kencana.
Bantahan Herman Hery soal pelaku pengeroyokan Ronny ini senada dengan Petrus Salestinus, kuasa hukumnya. Petrus dalam pernyataan tertulisnya kepada media hari Kamis lalu menyatakan bahwa pelaku pengeroyokan di Arteri Pondok Indah bukanlah kliennya. Saat dikonfirmasi, Petrus hanya menjawab”Iya sepertinya demikian.”
Seperti yang ramai diberitakan, Herman Hery pada tanggal 11 Juni 2018 dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan oleh Ronny Kosasih Yuliarto atas kasus pengeroyokan. Kasus ini bermula dari Ronny yang tidak terima ditilang oleh polisi saat melintas di jalus busway jalan Artileri Pondok Indah. Dia menanyakan kenapa dirinya ditilang tapi mobil dibelakangnya tidak. Tidak lama kemudian beberapa penumpang mobil tersebut keluar, dan terjadilah pengeroyokan.
Kasus pengeroyokan ini tengah diselidiki Kepolisian Resor Jakarta Selatan. Penyidik Satreskrim Polres Jakarta Selatan rencananya akan meminta keterangan kedua korban pada hari ini.[Sasklik.com]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × four =

Rekomendasi Berita