RADARINDONESIANEWS.COM, NEW YORK — Anggota Tim Transisi Wali Kota New York terpilih, Zohran Mamdani, Dr. Shamsi Ali, Lc, M.A, PhD, menegaskan pentingnya penguatan harmoni lintas iman sebagai fondasi membangun perdamaian dan keamanan di New York City.
Pandangan itu ia sampaikan dalam tulisan terbarunya, Jumat (28/11/2025) yang membahas peran pemuka agama dan kolaborasi antarumat beragama di kota dengan keberagaman tertinggi di Amerika Serikat tersebut, Ju
Menurut Shamsi Ali, New York City merupakan “melting pot” yang seharusnya mampu menjadi contoh global dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis.
Ia menilai para pemuka agama memiliki peran strategis karena dipercaya oleh komunitasnya dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Ia menekankan bahwa rumah-rumah ibadah—seperti masjid, gereja, sinagoga, dan kuil—tidak hanya berfungsi sebagai tempat ritual, tetapi juga menjadi pusat kehidupan sosial.
Karena itu, kerja sama antar lembaga keagamaan diyakini dapat membawa dampak positif bagi hubungan antarwarga New York.
Dalam upaya menghadapi meningkatnya kejahatan kebencian dan antisemitisme, Shamsi Ali menyarankan langkah konkret, antara lain memperkuat dialog lintas iman, melibatkan tokoh agama, masyarakat, dan akademisi, serta mendorong kegiatan sosial bersama seperti layanan dapur umum untuk tunawisma.
Ia juga menilai komunitas Muslim dan Yahudi memiliki peluang besar untuk bekerja sama berdasarkan akar kebersamaan sebagai umat Abrahamik.
Shamsi Ali mengingatkan bahwa upaya ini telah ia lakukan sejak lama, termasuk melalui pertemuan Imam dan Rabbi pada tahun 2004 serta penulisan buku Sons of Abraham bersama tokoh Yahudi.
Lebih jauh, ia memaparkan beberapa inisiatif penting, mulai dari penguatan dialog lintas iman, layanan sosial bersama, keterlibatan pemuda, hingga pengembangan program pendidikan berkelanjutan untuk mengurangi kesalahpahaman dan ujaran kebencian.
Ia juga menilai bahwa para pemuka agama perlu hadir dalam situasi krisis atau konflik untuk membangun kepercayaan publik. Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar program lintas iman dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Menutup pandangannya, Shamsi Ali menyoroti kondisi sosial New York beberapa bulan terakhir yang dinilai penuh perpecahan akibat dinamika politik. Ia menyerukan agar masyarakat kembali membangun persatuan dan bekerja sama setelah pemilihan wali kota usai.
“Dengan bekerja bersama, New York City dapat menjadi teladan bagi banyak kota di dunia sebagai ‘ibu kota dunia’,” ujarnya.[]














Comment