Jaga Mutu Pelayanan, BPJS Kesehatan Evaluasi Kinerja FKTP Se-Kota Gunungsitoli

Daerah, Kep. Nias327 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGSITOLI – Terus tingkatkan kualitas pelayanan di FKTP, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli menggelar kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) Triwulan III Kota Gunungsitoli bersama Puskesmas se-Kota Gunungsitoli.

Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, Sosa Idaman Zebua mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan seluruh Puskesmas di Kota Gunungsitoli.

Ia juga mengungkapkan, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan per triwulan sebagai upaya mengevaluasi pelaksanaan pelayanan kesehatan.

“Terdapat delapan puskesmas yang akan dievaluasi. Saya berharap seluruhnya dapat menyampaikan kendala yang terjadi untuk dijadikan bahan diskusi serta dibahas untuk perbaikan ke depannya. Kami siap untuk menindaklanjuti hasil evaluasi ini dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Kota Gunungsitoli,” ucapnya.

Sosa menjelaskan, evaluasi ini juga merupakan media untuk menyamakan persepi pelayanan kesehatan yang berkualitas di Puskesmas. Menurutnya, standarisasi pelayanan kesehatan di masing-masing puskesmas harus sama sehingga tidak ada perbedaan kualitas pelayanan yang diterima oleh masyarakat.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Dona Rumondang menjelaskan bahwa evaluasi tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen FKTP untuk melakukan peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta JKN.

“Tiga indikator dalam KBK yaitu angka kontak, rasio rujukan non-spesialistik dan rasio peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) terkendali. Jika target tercapai, maka kapitasi diterima secara penuh. Namun jika tidak, maka kapitasi yang diterima akan disesuaikan dengan pencapaian,” jelas Dona.

Di kesempatan tersebut, ia mengapresiasi seluruh puskesmas se-Kota Gunungsitoli atas ketercapaian masing-masing indikator KBK. Berdasarkan data yang ada, sampai dengan September 2022, kapitasi yang dibayarkan untuk seluruh Puskesmas di Kota Gunungsitoli sudah mencapai 100%.

“Hal tersebut kami harap dapat dipertahankan dan jika ada area of improvement agar dapat ditingkatkan. Pemanfaatan aplikasi P-Care juga perlu menjadi perhatian mengingat kualitas entry data tersebut sangat penting dalam menunjang capaian indikator KBK. Diharapkan terdapat koordinasi dan kolaborasi antara petugas puskemas dan petugas P-Care untuk memastikan kualitas entry data tersebut,” harapnya.

Di akhir penyampaiannya, Dona mengingatkan pihak puskesmas untuk dapat mengoptimalkan pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN. Dimana aplikasi tersebut telah terkoneksi langsung dengan sistem antrian online. Selain itu untuk Aplikasi Mobile JKN Faskes, puskesmas dapat menggunakannya untuk konsultasi peserta, pemantauan oleh dokter di FKTP, koneksi ke Aplikasi P-Care tanpa input ulang dan penambahan nilai kepatuhan dan angka kontak FKTP.[]

Comment