Kebakaran Hebat Landa Pasar Jiung Kemayoran, Enam Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Metro40 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam. Kobaran api yang dengan cepat membesar melahap sejumlah kios pedagang dan merembet ke permukiman padat penduduk di wilayah RW 04 Kelurahan Kebon Kosong.

Warga setempat mengaku melihat api muncul dari salah satu bangunan di kawasan pasar sebelum menyebar dengan cepat ke bangunan lain yang berdempetan. Kondisi bangunan yang rapat serta banyaknya material mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan pada awal kejadian.

Dilansir dari Beritasatu.com, kebakaran tersebut memicu kepanikan warga yang berupaya menyelamatkan diri sekaligus mengevakuasi barang-barang berharga mereka. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari berbagai wilayah di sekitar Kemayoran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan enam warga mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap tebal dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran untuk mendapatkan penanganan medis.

 

 

“Saat ini ada enam orang korban yang mengalami sesak napas akibat asap tebal dan sudah dibawa untuk mendapatkan pertolongan di Rumah Sakit Hermina Kemayoran,” ujar Reynold di lokasi kejadian.

 

Selain menghanguskan area pasar, api juga merusak permukiman warga di sekitar lokasi. Menurut Kapolres, kawasan terdampak dihuni sekitar 400 hingga 500 kepala keluarga, sehingga proses evakuasi dan pengamanan dilakukan secara intensif guna menghindari korban lebih banyak.

Untuk mengendalikan kebakaran, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam kebakaran beserta ratusan personel. Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas berhasil mengendalikan kobaran api dan melanjutkan proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api dan menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan padat penduduk dan pasar tradisional, terutama terkait kondisi instalasi listrik serta sistem mitigasi kebakaran yang memadai.

REKAPITULASI SEMENTARA WARGA TERDAMPAK MUSIBAH KEBAKARAN RW.004 DAN RW.005 KELURAHAN KEBON KOSONG.

*DATA RW.004 RT.012-016*
– Jumlah Jiwa : 527 (L :250 P:277)
– ⁠Bangunan : 270 Bangunan
– ⁠Kepala Keluarga : 320 KK

_Rincian_
– Lansia : 30 Orang (L :17 P:13)
– ⁠Balita : 65 Orang (L :34 P:31)
– ⁠SD : 42 Orang (L :22 P:20)
– ⁠SMP : 55 Orang (L:32 P:23)
– ⁠SMA/SMK : 22 Orang (L:13 P:9)
– ⁠Dewasa : 308 Orang (L:127 P:181 (Ibu Hamil 2)

*DATA RW.005 RT.001-003*
– Jumlah Jiwa : 152 (L :76 P:76)
– ⁠Bangunan : 34 Bangunan
– ⁠Kepala Keluarga : 34 KK

_Rincian_
– Lansia : 5 Orang (L :3 P:2)
– ⁠Balita : 25 Orang (L :14 P:11)
– ⁠SD : 11 Orang (L :7 P:4)
– ⁠SMP : 5 Orang (L:2 P:3)
– ⁠SMA/SMK : NIHIL
– ⁠Dewasa : 106 Orang (L:50 P:56)

*JUMLAH KESELURUHAN REKAPITULASI DATA WARGA TERDAMPAK KEBAKARAN RW.004&005*
* Jumlah Jiwa : 679 (L :326 P:353)
* ⁠Bangunan : 304 Bangunan
* ⁠Kepala Keluarga : 354 KK
_Rincian_
* Lansia : 35 Orang (L :20 P:15)
* ⁠Balita : 90 Orang (L :48 P:42)
* ⁠SD : 53 Orang (L :29 P:24)
* ⁠SMP : 60 Orang (L:34 P:26)
* SMA/SMK : 22 Orang (L:13 P:9)
* ⁠Dewasa : 414 Orang (L:177 P:237)

Comment