RADARINDONESIANEWS.COM, DEPOK — Koperasi Arthomoro Langgeng Abadi meluncurkan platform digital bernama Melu yang mengintegrasikan tiga layanan dalam satu aplikasi, yakni transportasi daring, pengiriman paket, dan pesan-antar makanan. Platform tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Agustus 2026.
Ketua Koperasi Arthomoro Langgeng Abadi, Handrianto, mengatakan operasional Melu masih menunggu kesepakatan mengenai struktur tarif. Pembahasan tarif akan dilakukan bersama anggota koperasi, termasuk para pengemudi.
“Operasionalnya masih menunggu kesepakatan tarif bersama anggota, termasuk pengemudi,” kata Handrianto seusai rapat anggota di kawasan Cinere, Depok, Senin, 17 Agustus 2026.
Menurut Handrianto, Melu tidak sekadar dibangun sebagai platform layanan berbasis aplikasi. Koperasi juga menyiapkan skema pemberdayaan bagi pengemudi dengan mengoptimalkan keahlian yang mereka miliki.
Skema tersebut diharapkan membuka sumber pendapatan tambahan bagi anggota koperasi di luar layanan transportasi daring.
Direktur Utama PT Karya Generasi Digital, Haryanto, mengatakan pengemudi yang bergabung dalam layanan transportasi daring Melu akan secara otomatis menjadi anggota Koperasi Arthomoro Langgeng Abadi.
Status keanggotaan tersebut, kata Haryanto, memberikan kesempatan kepada pengemudi untuk memperoleh manfaat dari pembagian sisa hasil usaha (SHU) koperasi.
Dengan model tersebut, Melu tidak hanya menempatkan pengemudi sebagai mitra layanan digital, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem koperasi.
Model ini diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi aplikasi bagi para pengemudi dan anggota koperasi.[]














Comment